Sinergitas Satgas Yonarmed 3/105 Tarik dan Aparat Kepolisian Patroli Bersama di Perbatasan RI-RDTL

Sinergitas Satgas Yonarmed 3/105 Tarik dan Aparat Kepolisian Patroli Bersama di Perbatasan RI-RDTL

Gemantararaya.com (NTT) TNI – Perkuat dan pererat jalinan sinegritas antara TNI dan Polri di wilayah perbatasan RI-RDTL Khususnya di sektor Pos Oepoli Tengah, dilaksanakan Satgas Yonarmed 3/105 Tarik, TNI AL dan unsur Kepolisian dengan melaksanakan patroli gabungan bersama.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonarmed 3/105 Tarik, Letkol Arm Laode Irwan Halim, S.I.P., M.Tr.(Han)., dalam rilis tertulisnya di Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, Jumat (21/8/2020).

Diungkapkan Dansatgas, patroli gabungan pada Kamis (20/8/2020) kali ini dilaksanakan oleh beberapa Satgas di antaranya Satgas Yonarmed 3/105 Tarik dipimpin Kapten Arm Warih Wiono beserta 10 personel, 6 personel aparat Kepolisian, 3 personel Satgas AL dan 3 personel Satgas Teritorial.

“Patroli gabungan patok batas negara ini bertujuan untuk mengecek dan memastikan kondisi patok-patok perbatasan negara RI-RDTL aman dan terawat dengan baik,” ujarnya.

“Selain itu dengan patroli gabungan ini akan mempererat jalinan kerja sama antar aparat dalam mendukung tugas pokoknya di wilayah perbatasan RI-RDTL ini,” sambung Laode Irwan Halim.

Lebih lanjut dikatakan, patroli gabungan bersama ini dilakukan juga sebagai upaya pencegahan terhadap masyarakat yang melintasi batas negara secara ilegal.

“Kita tidak tahu tujuan masyarakat yang melintas batas secara ilegal, maka dari itu kita selalu melaksanakan pemeriksaan dan tetap selalu waspada,” imbuhnya.

Di tempat terpisah, Kapten Arm Warih Wiono mengungkapkan bahwa dalam patroli ini, tim berhasil mengamankan seorang pelintas batas ilegal Warga Timor Leste berinisial YE (60).

“Langkah yang kita lakukan adalah memeriksa identitas, dokumen dan meminta keterangan serta memberikan penjelasan kepada yang bersangkutan bahwa tidak boleh melintas batas secara ilegal tanpa izin pos batas,” urainya.

“Sesuai hasil koordinasi dengan pihak Kepolisian, yang bersangkutan diberikan penjelasan dan peringatan, di samping tidak ditemukan barang ilegal yang diselundupkan kami persilahkan kembali, dan yang bersangkutan juga berjanji tidak akan mengulangi lagi melintas batas secara ilegal,” tandas Warih.

Danpos Oepoli Tengah Satgas Yonarmed 3/105 Tarik ini juga meminta para pelintas batas negara agar melengkapi dokumen dan tujuannya.

“Jika tidak dapat menunjukkan dokumen resmi, yakinlah kita tidak izinkan. Ini kita lakukan semata-mata untuk memberi kenyamanan, ketertiban dan ketentraman di wilayah perbatasan ini,” tuturnya.

Group Media Tim

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*