PARFI MENDUKUNG PROGRAM BNN: HIDUP 100%

PARFI MENDUKUNG PROGRAM BNN: HIDUP 100%

Gemantararaya.com(Jakarta), Pengurus Besar Persatuan Artis Film Indonesia (PB.PARFI) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) kota Jakarta Selatan sepakat menjalin kemitraan dalam edukasi dan sosialisasi HIDUP 100 % yang isinya : sadar ,sehat , produktif ,bahagia tanpa narkoba.
Jumat , 4/9/2020 bertempat di gedung kantor Walikota Jakarta selatan pertemuan itu penuh kehangatan dan akrab. Ketua umum PARFI Alicia Djohar dan ketua DPO Pong Hardjatmo diterima langsung oleh Kepala BNN kota Jakarta selatan Dik Dik Kusnadi Bc.IP Sos.MM. dan staf.


Dalam kesempatan itu Dik Dik mengatakan bahwa Indonesia sudah sampai pada tahapan darurat narkoba. sudah menghajar dan mengancam kita semua tanpa perduli strata,usia dan profesi.karena itulah diperlukan keperdulian dan kesadaran dari berbagai pihak untuk ikut berperan serta dalam mengedukasi tentang bahaya narkoba.dan para Artis diharapkan menjadi salah satu bagian yang mengambil peran ini.
Alicia Djohar menyambut baik gagasan ini dan memberi formula ide bahwa setiap artis yang akan terlibat dalam sebuah produksi baik itu layar lebar atau sinetron sebaiknya memegang surat bebas narkoba , agar tidak menimbulkan kerugian bagi PH atau Broadcast, yang bisa saja produksi terhenti atau minimal terganggu ditengah jalan akibat artis utamanya terkena kasus narkoba. tinggal dibuat payung hukum dan regulasinya supaya mudah dan bisa dijalankan semua pihak.


Sementara Pong Hardjatmo berharap sinergi ini menghasilkan kebaikan bagi semua pihak.
Dalam kesempatan itu juga dibicarakan akan ada beberapa kegiatan misalnya : tes urin bagi pengurus ,kerjas sama pementasan seni off air , training atau seminar sosialisasi bahaya narkoba ,dll.
Hadir dalam kesempatan itu sejumlah pengurus PARFI diantaranya : Yetty Loren , Evie singh , Jody , Annisa Queen, dan mewakili Sekum Gusti Randa Wasekum Syam L Fin.

Mari hidup 100%

BNN yess
PARFI yess
Narkoba NO !(Tim).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*