Camat Cileungsi akan tutup segera Angkringan sektor 7 Metland Cileungsi

Camat Cileungsi, Zaenal Ashari dengan tegas mengatakan akan menutup segera Angkringan tempat berkumpul banyak orang yang berada di Jalan Utama(Main Road) Perumahan Metland Cileungsi, Sektor 7, Desa Cipenjo,Kecamatan Cileungsi,Kabupaten Bogor.

Gbr.Angkringan di Main Road Metland Cileungsi Sektor 7.

Hal ini dikatakan Camat Cileungsi, Zaenal Ashari kepada beberapa Wartawan, termasuk kepada Wartawan Gemantararaya.com di Sela Kunjungannya ke Kampung Ramah Lingkungan(KRL) Sarongge Asri RW 007 Desa Jatisari, Selasa(29/09/2020).

” Insya Allah secepatnya, Kita Berupaya secepatnya melakukan Penutupan karena sudah berkali-kali diingatkan secara Humanis bahkan sudah dibubarkan beberapa kali” ungkapnya.

Menanggapai Keluhan Warga Masyarakat Sekitar,Khususnya Warga Perumahan Metland Cileungsi Sektor 7 selama ini sudah semakin resah bahkan beranggapan terkesan ada pembiaran kepada pedagang Angkringan Sektor 7 Metland Cileungsi, karena sudah Empat Kali ditertibkan, bahkan dibubarkan Tim Satgas Penanggulangan Covid-19 Yang melibatkan Aparat Pemerintahan Desa Cipenjo, Pol PP Kecamatan Cileungsi, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, tapi Pemilik Angkringan tetap tidak taat Aturan Protokol Kesehatan Pemerintah Pusat, Provinsi Jawa Barat bahkan terkesan mengangkangi Perbup No.60 Tahun 2020, padahal Bupati Bogor, Ade Yasin dikenal sangat tegas dan tidak akan kompromi terhadap yang tidak taat Protokol Kesehatan, bahkan di Perbup No.60 Tahun 2020 dengan jelas dan tegas ada sanksi kepada Pengusaha atau Pedagang Warung Makan dan minum, termasuk Cafe dan Restoran, yang bunyinya:
Keputusan Bupati Nomor 443/432/Kpts/Per-UU/2020 yang mengacu pada Perbup Nomor 60 Tahun 2020 ttg Perpanjangan PSBB Pra Adaptasi Kebiasaan Baru(AKB),Sanksi Pelanggaran bagi usaha dan penyelengara kegiatan sanksinya adalah Pembubaran, Pembekuan Izin usaha, Penghentian Kegiatan, Penyegelan dan Sanksi adminstratif berupa denda bagi perorangan sebesar 100.000 dan maksimal 50.000.000 bagi pelanggar kegiatan dan usaha. 

Zaenal Ashari Pun angkat bicara dan mengatakan bahwa masa PSBB Pra Adaptasi Kebiasaan Baru(AKB) mengacu ke Perbup No.60 Tahun 2020, setiap Kegiatan yang sifatnya mengundang banyak orang wajib tutup jam 19.00(Jam 7 Malam) tanpa terkecuali.

Gbr.saat pengunjung Angkringan Sektor 7 Metland Cileungsi mulai berdatangan menjelang malam

” Begini ya, kaitan PSBB Pra Adaptasi Kebiasaan Baru, sudah jelas dituangkan dalam Perbup No.60 Tahun 2020, bahwa setiap Kegiatan atau Usaha yang sifatnya mengundang banyak Orang itu diberi waktu Operasional hanya sampai jam 19.00(Jam 7 malam) tanpa terkecuali, termasuk angkringan wajib tutup jam 7 malam, dan kami akan segera turun ke lapangan, Kami akan tindak tegas segera karena sudah sekali dua kali ditertibkan dan ditegur, bahkan sudah sampai tiga empat kali tidak diindahkan juga Perbup No.60 Tahun 2020, kami akan turunkan Petugas dari Pemda Kabupaten Bogor segera” terangnya

Saat para Awak Media menanyakan Kapan,sebab Warga selama ini menunggu Action Camat Cileungsi dalam menegakkan Perbup No.60 Tahun 2020,, Zaenal Ashari mengatakan Secepatnya.

” Insya Allah, secepatnya, Kita berupaya secepatnya” jawabnya singkat.

Ketika disinggung terkait Mall, Suparmarket, Mini Market sebagai Pengusaha-pengusaha besar yang taat Perbup No.60 Tahun 2020 dan  sudah tutup tepat waktu jam 19.00(jam 7 malam), sementara Angkringan di Perumahan Metland Sektor 7 justru beroperasi sampai larut malam bahkan sampai menjelang pagi, dan apakah ada pengecualian kepada Tukang Angkringan, Camat Cileungsi Zaenal Ashari mengatakan tidak ada pengecualian.

” Tidak…., Tidak ada pengecualian, kita segera akan langsung turun ke lapangan, Cek dan Ricek, artinya kalau sudah ditegur bahkan dibubarkan satu dua kali dan sepanjutnya tetap tidak digubris dan tidak taat Perbup No.60 Tahun 2020, karena sudah jelas tertulis diaturan tersebut, akan kita tutup itu Angkringan segera” Ucapnya.

Saat Wartawan minta Camat Cileungsi memperjelas Statementnya, Zaenal Ashari mengatakan, Siap…, Akan ditutup.

” Siap…, Angkringan itu akan ditutup segera” Singkatnya.

Untuk diketahui dan ditaati Khalayak, Berdasarkan hasil kajian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Barat bahwa Kabupaten Bogor berada di Zona Orange. Selain itu, dengan terus meningkatnya angka Konfirmasi Positif Covid-19 dan menindaklanjuti hasil rapat evaluasi penanganan Covid-19 di Jabodetabek pada tanggal 09 September 2020, maka Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor memperpanjang PSBB Pra Adaptasi Kebiasaan Baru menuju masyarakat aman dan produktif mulai tanggal 11 sampai dengan 29 September 2020 sebagaimana tertuang dalam Keputusan Bupati Nomor 443/432/Kpts/Per-UU/2020 yang mengacu pada Perbup Nomor 60 Tahun 2020.  Adapun ketentuan-ketentuannya antara lain: 
1. Bagi masyarakat beresiko tinggi (lansia, anak-anak dan orang dengan penyakit komorbid) dianjurkan untuk tetap di rumah;
2. Fasilitas kolam renang umum, waterpark dan sejenisnya DITUTUP
3. Pembatasan Jam operasional Mall dari jam 10.00 – 19.00 WIB dengan maksimal pengunjung 60%, Supermarket dari jam 10.00-19.00 WIB dengan maksimal pengunjung 50%, dan Minimarket dari jam 08.00-19.00 WIB dengan maksimal pengunjung 50% dari kapasitas toko.
4. Aktifitas di warung makan/restoran/kafe dilakukan dari jam 10.00-19.00 WIB dengan maksimal pengunjung 50% dari kapasitas tempat makan 
5. Aktivitas Pembelajaran, ekstrakulikuler dan wisuda dilakukan secara daring/online.
6. Setiap pelanggaran oleh perorangan akan dikenakan sanksi berupa teguran lisan, kerja sosial dan atau sanksi sosial yang bersifat mendidik. Selain itu bagi usaha dan penyelengara kegiatan sanksinya adalah Pembubaran, Pembekuan Izin usaha, Penghentian Kegiatan, Penyegelan dan Sanksi adminstratif berupa denda bagi perorangan sebesar 100.000 dan maksimal 50.000.000 bagi pelanggar kegiatan dan usaha. Ditetapkan di Cibinong 10 September 2020 oleh Bupati Bogor Ade Yasin (Marlon,S.E.).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*