KRL Sarongge Desa Jatisari Wujud Kepedulian Lingkungan dan Inovasi

Gemantararaya.com(Kab.Bogor), Warga Desa Jatisari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor yang terdiri dari berbagai Elemen, termasuk Kelompok Tani dan Ibu-ibu PKK sangat antusias dengan diadakannya Program Kampung Ramah Lingkungan(KRL) Sebagai Wujud Kepedulian terhadap Lingkungan dan Wadah Inovasi Warga.

Acara Kegiatan Kampung Ramah Lingkungan(KRL) Sarongge Asri yang terletak di Kampung Sarongge RT 014 RW 007 Desa Jatisari, Kecamatan Cileungsi,Kabupaten Bogor berlangsung Selasa(29/09/2020) dan dihadiri Oleh Camat Cileungsi, Zaenal Ashari, Sekcam Cileungsi, Wawan Suryana, Perwakilan Satgas DLH Kabupaten Bogor, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tokoh Masyarakat dan Unsur lainnya.

Gbr.Camat Cileungsi,Zaenal Ashari dan Kepala Desa Jatisari,H.Atu Anshori bersama Ibu PKK juga satgas DLH

Camat Cileungsi, Zaenal Ashari Kepada Wartawan Gemantararaya.com seusai Acara mengatakan bahwa Kampung Ramah Lingkungan merupakan Program Kepedulian terhadap lingkungan dan Wadah Inovasi bagi Warga Masyarakat.

” Berbicara Kampung Ramah Lingkungan(KRL), ini sebagai salah satu bentuk Program, sebagai tempat untuk Masyarakat bisa lakukan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat(PHBS) karena sudah barang tentu dengan adanya Program KRL ini akan merubah perilaku(Mindset) yang semula kita tidak peduli kepada lingkungan, sekarang harus peduli, itu yang pertama dan yang kedua, dengan Program KRL pun tidak hanya terfokus kepada kebersihan, tapi mereka juga bisa berkreasi, Ber Inovasi untuk bisa mencari dan menambah penghasilan keluarga” terangnya.

” Barang bekas bisa dibuat jadi berbagai kerajinan-kerajinan, makanan-makanan yang tadinya tidak Produktif bisa diproduktifkan. Intinya Program KRL ini memang sangat baik, Insya Allah Cileungsi ini akan terus dari tahun ke tahun akan kita usulkan dan KRL di Cileungsi akan mungkin yang terbanyak nanti di Kabupaten Bogor”terangnya lagi

Zaenal juga mengatakan bahwa Program KRL tergantung kesungguhan Warga Masyarakat.

” Program KRL tinggal kesungguhan Warga Masyarakat, mau lakukan PHBS dan momentum ini dikaitkan dengan adanya Pandemi Covid-19, Insya Allah dengan adanya Momentum ini Kita bisa memutus Mata Rantai penyebaran Virus Covid-19, dan wajib taat Protokol Kesehatan” imbuhnya.

Di lokasi yang sama, Kepala Desa Jatisari, H.Atu Anshori Kepada Wartawan Gemantararaya.com saat ditanya apa saja Kegiatan yang ada Di KRL Sarongge Asri, mengatakan ada berbagai Bidang kegiatan.

” Ada berbagai Bidang kegiatan di KRL Sarongge Asri, yaitu Bidang Pertanian mulai dari menanam Berbagai macam Sayuran, Cabe, Buah, bahan Obat-obatan seperti Jahe Merah,Kunyit dan lainnya. Ada juga Bidang Perikanan yang membudidayakan Ikan Lele, Gurame dan Nilai, juga Bidang Peternakan yaitu Peternakan Ayam Kampung, dari penjelasan Peternak Ayam Kampung ada untung nya, semoga tambah semangat dalam usaha itu” jelasnya

Gbr.Peternakan Ikan,KRL Sarongge Asri

” Kita berharap semoga Warga Masyarakat Desa Jatisari tergugah, antusias untuk memajukan usaha sesuai Bidang masing-masing” jelasnya lagi

Ketika ditanya terkait Anggaran KRL, H.Atu Anshori mengatakan bahwa Anggaran dari masing-masing Bidang atau Swadaya.

” Anggaran dari Pribadi Masing-masing atau Swadaya, sementara Kita belum bisa bantu dari BUMDes, karena Anggaran BUMDes Tahun 2019 sudah dicairkan oleh Pemerintahan yang lama di Bidang Konveksi” ungkapnya

Saat Wartawan Gemantararaya.com menanyakan lagi apakah Usaha Konveksi yang biayanya dari Anggaran BUMDes Tahun 2019 masih berjalan dan berapa Besaran Nilai uang yang dicairkan Pemerintahan Desa saat itu, H.Atu mengatakan bahwa Usaha Konveksi tersebut agak mandek dan Uang sudah dicairkan sebesar 200 juta.

” Kayaknya Konveksi itu agak mandek, Anggaran yang dicairkan Pemerintahan lama untuk BUMDes sebesar 200 Jutaan dan digulirkan untuk usaha-usaha dan itu terjadi sebelum Pemerintahan Kita sekarang ini” pungkasnya(Marlon,S.E.).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*