Ini Tanggapan terkini Camat Cileungsi dan Kepala Desa Cipenjo terkait Angkringan Sektor 7 Metland

Gemantararaya.com(Kab.Bogor), Seusai mengikuti Acara Minggon Muspika dengan Para Kepala Desa Se-Kecamatan Cileungsi  yang bertempat di Desa Cipenjo, Rabu(07/10/2020), Camat Cileungsi, Zaenal Ashari, ketika diwawancarai Wartawan Gemantararaya.com terkait Angkringan di Metland Cileungsi Sektor 7, yang sudah beberapakali ditertibkan dan dibubarkan,tapi sampai saat ini diduga tetap tidak taat Protokol Kesehatan, mengatakan sudah melakukan tindakan.

” Kita sudah ada tindakan, bahkan kita sudah sedikit ada ketegasan, supaya yang berusaha sesuai Perbup No.66 Tahun 2020 harus tutup” ujar Camat.

Saat diminta lebih memperjelas Pedoman Perbup terkait Keputusan Bupati Bogor No.443/450/Kpts/per-UU/2020 tentang Perpanjangan Ke-Empat Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar(PSBB) Pra Adaptasi Kebiasaan Baru(AKB) menuju Masyarakat Sehat, Aman dan Produktif di Kabupaten Bogor, Zaenal Ashari mengatakan berpedoman Sesuai Perbup No.66 Tahun 2020 tentang Perpanjangan PSBB Pra AKB.

” Iya, Kita sudah ada tindakan sesuai Perbup No.66 Tahun 2020, untuk itu Kontrol itu tidak hanya di Pemerintah, mohon Keterlibatan Masyarakat. Kalau memang Kira-kira  Angkringan atau usaha itu akan membuat indikasi Penyebaran Virus,mohon bantuan Masyarakat, RT,RW harus ikut berperan dan membantu” jawabnya.

Ketika diminta diperjelas lagi, apakah hanya sekedar himbauan jangan bosan-bosan mengingatkan tanpa ada tindakan lebih tegas ke Pedagang Angkringan tersebut karena sudah berulang-ulang melanggar Protokol Kesehatan, Zaenal Ashari menjawab sudah ditutup.

” Kan sudah Saya tutup, karena memang bandel, begini…, Kalau warga tidak mau beli disitu, kan mereka akan tutup dengan sendirinya” jawabnya singkat.

Saat ditanya lagi oleh Wartawan Gemantararaya.com, tugas sebenarnya Ketua dan Tim Gugus Penanggulangan Covid-19, dan apakah Point-point Sanksi yang ada di Perbup tidak berlaku, karena hanya ditutup sesaat dan tetap buka lagi, Zaenal mengatakan Tugasnya Pencegahan Covid-19 dan mengatakan bukan tidak berlaku sanksi tapi pencegahan sudah dilakukan.

” Kita Pencegahan Covid-19, jangan sampai membawa Virus Corona ke Warga lain, Kita tugasnya Pencegahan, Kita sudah lakukan Pencegahan kan? Tinggal sekarang pengertian pemilik Angkringan, kan sudah 4 kali kita suruh tutup” ujarnya

” Bukan tidak berlaku Point-point Sanksi yang ada di Perbup, pencegahan sudah kita lakukan. Penutupan sudah, berarti itu sudah tindakan, dan nanti kita datang lagi, kita tutup lagi. Itukan upaya pencegahan” pungkasnya.

Dilokasi yang sama, Kepala Desa Cipenjo, Yeni saat dimintai Keterangan sudah sejauh mana upaya yang dilakukan terkait Pedagang Angkringan di Metland Cileungsi Sektor 7, yang sudah beberapa kali ditertibkan tapi diduga tetap tidak taat Protokol Kesehatan dan Perbup yang ada, mengatakan sudah Koordinasi dengan Gugus Kecamatan.

” Kita sudah Koordinasi dengan Gugus Kecamatan, termasuk Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pol PP, Pastinya semua harus taat Protokol Kesehatan, di Perbup yang sekarang buka sampai jam 20.00 Wib(Jam 8 Malam), sebelumnya sampai jam19.00(Jam 7 malam), Jadi Kita sudah Koordinasi ke Gugus Kecamatan, tinggal Penindakan Gugus Kecamatan” terangnya singkat.(Marlon,S.E.).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*