Rapat Minggon di Desa Cipenjo Bahas beberapa Point Penting

Gemantararaya.com(Kab.Bogor), Rapat Minggon Muspika dengan Para Kepala Desa Se-Kecamatan Cileungsi yang diadakan Di Desa Cipenjo, Rabu(07/10/2020) membahas beberapa Point Penting, Salah satunya masih terkait Covid-19.

Camat Cileungsi, Zaenal Ashari, dalam sambutannya meminta Kepada Semua Kepala Desa untuk tetap tidak bosan-bosan mensosialisasikan dan mengingatkan Warga tentang Bahaya Penyebaran Virus Covid-19.

” Saya titip kepada semua Kepala Desa supaya tidak bosan-bosannya mensosialisasikan tentang Bahaya Covid-19 Kepada Warga Masyarakat dan tetap jalankan protokol kesehatan. Sesuai Surat Edaran(SE) Sekda Kabupaten Bogor,  fungsikan Posyandu, yang belum aktif,supaya diaktifkan, kita kuatir muncul penyakit baru,khusus kepada kader-kader kita, tapi tetap gunakan protokol kesehatan, nanti ada rekomendasi dari puskesmas, supaya mulai dari RT RW, Posyandu dijalankan untuk hindari penyakit baru ditengah Masyarakat” terangnya

” Terkait Pembuatan RPJMD, masih ada desa yang belum buat, buat program selama 6 tahun kedepan, ini hasil monitoring DPMD yg hadir di kecamatan, RKP juga supaya dibuatkan” terangnya lagi

” Terkait Masalah Banjir di Dayeuh, Mekarsari, Pasir angin, dalam waktu dekat kami akan undang perusahaan yg dekat dan terlintasi wilayah banjir,terutama developer-developer di Kecamatan Cileungsi. Tol juga,  Karena ada keluhan pasir angin dan Limusnunggal” ucapnya.

Sementara Danramil Kecamatan Cileungsi, Mayor.Inf.Acep, dalam sambutannya menitikberatkan dua hal yaitu Banjir dan Konduaifitas Pilkades.

” Hal yang Pertama, Perubahan cuaca saat ini perlu diantisipasi, karena hujan turun agak besar sudah banjir,  di Desa pasir angin banjir, perlu Kesiapan para Kepala Desa, perlu mengingatkan dan menghimbau warga sedini mungkin supaya gak ada korban” jelasnya.

” Kedua, kaitan khusus dua Desa yang akan ikut Pilkades yaitu, Desa Limusnunggal dan Desa Cileungsi Kidul,  kemarin ada keributan di klapanunggal, saya sudah wanti-wanti, jika ada permasalahan dan segera diselesaikan, karena ini sifatnya rawan, dimonitor saja, bawa Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk pantau situasi, jangan sampai ada gesekan, saya yakin calon yang tampil adalah putra-putra terbaik. Mudah-mudahan sukses tanpa ekses” singkatnya.

Perwakilan dari Puskesmas, Dr.Harry yang merupakan Kepala Puskesmas Pasir angin mengatakan bahwa terkait Civid-19 ada kendala di Warga yang tidak jujur.

“Masalah Covid-19, kendalanya salah satunya pada warga yang kurang jujur kepada kita, padahal Komunikasi dan koordinasi RT RW sangat dominan dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19, karena mereka yang mengetahui langsung warganya. Masih banyak Warga yang tidak mau ikuti protokol kesehatan, dari puskesmas kita sering edukasi pasien dan warga yg datang ke puskesmas, tapi masih ada aja warga yang ngeyel. Contoh saja masker, yang ditutupi dagunya bukan hidung dan mulut. Perlu diketahui bahwa penyebaran covid bukan droplet saja, banyak sumber penularannya, kalau warga gak taat, gak mungkin covid-19 teratasi dengan baik. Kalau warga acuh, Kita sudah susah nantinya, kalau mereka selalu buat alasan masing-masingm Stigma negatif yang timbul di Masyarakat, bilang permainan ini dan itu, jadi masih banyak Masyarakat yang kurang pemahaman yang positif. Kami sebagai tenaga kesehatan tidak harapkan itu, kami ingin warga sadar patuh PHBS, berubah suapaya-19 covid berlalu. Jadilah kita sebagai Pioneer dan Motivator di lingkungan kita sendiri, kami siap bantu berikan promosi kesehatan, tempat, kami siap asal gak ada penolakan warga setempat” ungkapnya

‘ Masalah posyandu, disaat covid-19 belum selesai , ada kasus gizi buruk, itu dampak ekonomi yang timbulkan kasus baru, dampak pandemi covid, balita itu paling rentan, Karena butuh makanan tambahan dan gizi untuk masa pertumbuhan, kalau tidak tercukupi akan timbul gizi buruk. Akan kita buat solusinya, yaitu Posyandu sudah jalan sebenarnya. Kita punya prinsip aman dulu wilayahnya baru kita datang, di harvest ada ditemukan terkonfirmasi, kalau zona hitam kita tidak turun langsung,diluar zona hitam kita baru berkunjung dengan tetap pakai APD, bukan kita tidak kunjungan ke Posyandu, supaya bisa dipahami, semoga kita bisa saling bersinergi untuk tangani masalah covid-19 ini, semoga kita berhasil di Cileungsi ini” ungkapnya lagi

Kepala UPT Pajak Gunung Putri, Rani Siti Nuraini, dalam sambutannya menyampaikan beberapa Keberhasilan terkait Penerimaan Pajak.

”  UPT Pajak Gunung Putri mendapatkan peringkat satu realisasu pencapaian nominal terbesar, Pembayaran Piutang Pertama se Kabupaten bogor, itu semua tercapai tidak terlepas dari dukungan para Kepala Desa beserta Jajaran dan RT RW” jelasnya

” Dari perolehan kami sampai Triwulan Ke Empat Tahun 2020,  sudah mencapai 210 Milyar pengumpulan, Cileungsi Target 109 Milyar dan sudah terkumpul 99 Milyar. Akhir tahun semoga tercapai Seratus Persen. Untuk Realisasi pajak secara umum dibanding Tahun 2019 ada kenaikan 1 persen, tahun ini pencapaian jadi 65 persen dari tahun lalu 64 persen. Desa Cipeucang no.1, Desa lunas dan terbaik. Kedua pasir angin untuk buku 1, Ketiga adalah Desa Cileungsi berdasarkan persentase, dan  berdasarkan nominal Pasir angin yang Pertama. Kedua Desa Dayeuh, terkumpul 138 juta, Ketiga Desa Situsari untuk buku 1, untuk Buku 2, prosentase terbesar adalah Desa Mekarsari,  Kedua Desa Limus Nunggal, Ketiga Desa Cipeucang, untuk nominal  yang pertama Desa Cipenjo, target Buku 2 sudah terkumpulkan 1,2 Milyar, Ketiga tetap Desa Situsari sudah kumpulkan 800 juta”jelasnya lagi

” kami sudah kasih Target Kinerja PLD,  Prosentase Pertama diraih PLD Desa Pasir angin dan Kedua PLD Desa Siturari, Ketiga, PLD Desa Cipeucang, dan berdasarkan Nominal, yang pertama PLD Desa Dayeuh, Kedua PLD Desa Situsari,dan yang  Ketiga Desa Cipenjo, jadi, target selanjutnya adalah Pajak dari Perusahaan. Untuk Tempat Pembayaran PBB sekarang sudah diperluas, bisa dibayarkan di Kantor Pajak, Tokopedia, Indomaret, Bukalapak, Kantor pos,  Pemutakhiran data akan   laksanakan. Mohon bantuan para Kepala Desa karena di Nopember, Kami akan distribusikan SPPT, dan jika ada yang masih mengendap akan kami tarik lagi” tutupnya (Marlon,S.E.)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*