Bapenda Pekanbaru Gelar Diklat Keterampilan dan Profesionalisme SDM

Bapenda Pekanbaru Gelar Diklat Keterampilan dan Profesionalisme SDM

Guna meningkatkan pengetahuan aparatur tentang Peraturan
Perpajakan Terkini dan Penerapannya, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota
Pekanbaru menggelar Diklat Keterampilan dan Profesionalisme. Pelatihan yang diikuti ASN serta Tenaga Harian lepas (THL) itu diharapkan dapat meningkatkan
kemampuan aparatur mengatasi masalah perpajakan di lapangan secara riil.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) H Zulhelmi Arifin SSTP MSi di Hotel Novotel, Pekanbaru, Senin(26/10) tersebut
berlangsung selama 3 hari, mulai Senin 26-28 Oktober 2020. Seluruh peserta dan narasumber tetap mengikuti protokoler kesehatan (Prokes).

Adapun narasumber pemateri yang mengisi empat kelas In House Training tersebut yakni, Budi Nurtjajono Achmad SE MM, Djoko Sutrisno SH MM, Drs Bambang Wijaya MSc, Hendrik Zaini SE. Pemateri merupakan narasumber yang dinilai mampu menyelesaikan beberapa masalah yang dihadapi, baik di lapangan maupun
pelayanan. Diharapkan ilmu yang disampaikan narasumber dapat diterapkan dan bermanfaat bagi capaian target kinerja Bapenda Kota Pekanbaru.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) H Zulhelmi Arifin SSTP MSi dalam sambutannya berharap Diklat khusus In House Training ini dapat meningkatkan Kapasitas Sumber Daya Aparatur Bapenda Kota Pekanbaru dalam menunjang pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Kepada peserta diharapkan mampu menerapkan ilmu yang diberi oleh narasumber sehingga mampu mencapai target pajak daerah di masa Pandemic Covid-19.

“Keadaan yang tidak biasa ini membuat kita harus menjadi luar biasa, agar mampu mencapai target,” ujar Zulhemi saat pembukaan.

Sementara itu, Bambang Nurtjajono Achmad salah satu narasumber yang mengisi In House Training mengapresiasi semangat Bapenda Kota Pekanbaru dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di masa Pandemic ini.

“Segala bentuk upaya dalam kerjasama meningkatkan Pendapatan Asli Daerah harus
melahirkan Pelayanan yang Kreatif dan Profesionalisme dalam melayani masyarakat,” ujar Bambang Nurtjajono.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*