Danlanud Rsn: Menjadi Prajurit TNI Adalah Karunia Tuhan Yang Harus Dijaga Dan Disyukuri

Danlanud Rsn: Menjadi Prajurit TNI Adalah Karunia Tuhan Yang Harus Dijaga Dan Disyukuri

Perjuangan untuk memcapai menjadi seorang prajurit TNI memerlukan proses yang sangat selektif dan waktu yang lama, dibutuhkan semangat dan pengorbanan yang tinggi serta dukungan orang tua dan keluarga, setelah lulus menjadi TNI tentunya ada aturan-aturan yang wajib dijalankan seperti loyalitas, disiplin dan penuh pengabdian kepada bangsa dan negara, oleh karena itu menjadi prajurit TNI sebagai karunia Tuhan yang harus dijaga dan disyukuri.

Demikian apa yang dikatakan oleh Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Ronny Irianto Moningka,S.T., M.M., dalam pengarahannya pada apel khusus dalam menindak lanjuti arahan Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo,S.E.,M.P.P., di Shalter Charlie Lanud Roesmin Nurjadin, Jumat (13/11/2020).

Lebih lanjut Ronny menjelaskan, hidup adalah pilihan, menjadi prajurit TNI harus dijalani sesuai dengan kodrat dan ketentuan-ketentuan yang berlaku, kehidupan prajurit tidak sama dengan kehidupan sipil, prajurit harus disiplin, loyal secara berjenjang, mulai dari satuan terkecil sampai ke Presiden sebagai Panglima tertinggi, TNI juga sebagai alat negara.

“Jangan sampai prajurit TNI menyimpang dari norma dan aturan yang berlaku yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga dan satuan, kita harus mampu menjalankan tugas TNI AU sebaik-baiknya agar citra TNI AU tetap baik dimata masyarakat”, kata Ronny Moningka.

Ia menjelaskan, setiap permasalahan yang ada setiap prajurit harus bisa menyelesaikan dengan baik dan bertanggung jawab, jangan lari dari permasalahan, namun harus mampu menyelesaikan masalah bukan menambah masalah, dan tunjukan jati diri bahwa kita adalah prajurit yang profesional, unggul dan berhasil.

Kemudian Ronny Moningka menuturkan, bijak dalam menggunakan media sosial adalah kewajiban sebagai prajurit, TNI sama sekali tidak tidak membatasi para prajuritnya untuk bermedia sosial namun tentunya ada batasan-batasan yang harus dipahami dan dipedomani, TNI punya aturan, hukum sendiri, boleh bermedsos tapi tidak bisa sembarangan.

“Sebagai Prajurit TNI dan Pns Dalam menggunakan medsos dilarang mempublikasikan dan menyebarkan lewat medsos pribadi, tulisan, gambar,suara foto kegiatan, aktifitas pribadi bersifat dinas baik dengan berpakaian dinas atau lainya yang dapat merugikan dinas dan merusak citra institusi TNI khususnya TNI AU, dan pimpinan memerintahkan untuk menindak tegas prajurit yang melakukan pelanggaran”, ungkap Ronny Moningka.

Selanjutnya Danlanud Rsn Marsma TNI Ronny Moningka mengatakan, dimasa pandemi Covid-19 protokol kesehatan tetap dijalankan untuk memutus penyebaran covid-19, bagi prajurit TNI rapid tes akan rutin dijalankan.

Turut hadir, Danwing 6 Kolonel Pnb Setiawan, Kadisops Kolonel Pnb Dedy Supriyanto,S.M, Kadispers Kolonel Adm Fauzan Zuhdi, Kadislog Kolonel Tek Dwi Wihananto,S.E., Para Dansat, dan para pejabat serta seluruh anggota Lanud Rsn.

Apel khusus yang dipimpin oleh Danlanud Rsn tetap melaksanakan protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*