Danlanud Rsn Bersama Forkopimda Riau Bahas Pilkada Serentak

Gemantararaya.com (Riau) Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Ronny Irianto Moningka,S.T., M.M., bersama Forkopimda dampingi Wakil Gubernur Riau H.Edi Natar Nasution pimpin rapat koordinasi bersama Forkopimda Riau, Kabupaten dan Kota secara virtual terkait pelaksanaan Pilkada serentak 2020 tempat di Gedung Daerah Balai Serindit, Senin (7/12/2020).

Dalam agenda rapat koordinasi dibahas tentang Pilkada yang aman, tertib, sehat, tanpa money politik, pengawasan netralisasi ASN dalam Masa Pandemi Covid-19, kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Nampak hadir, Kabinda diwakili Korwil II Binda Riau, Kajati diwakilkan, Wakil DPRD Provinsi Riau, Hardianto, dan Kaban Kesbangpol Provinsi Riau.

Wakil Gubernur Riau, H. Edy Natar Nasution mengatakan, kita harapkan pelaksanaan Pilkada Riau tahun ini dapat berjalan lancar dan aman, pergeseran logistik dari KPU kami harapkan betul betul di pantau agar tidak ada masalah.

“Kita berharap pelaksanaan Pilkada Riau tahun ini dapat berjalan dengan aman dan lancar dan kita berharap pergerakan logistik dari KPU tidak masalah dan berharap dan berdoa agar setiap petugas dalam kondisi sehat dalam melaksanakan tugas”, ujar Wagub Riau Edi Natar Nasution.

Selanjutnya Ketua KPU Provinsi Riau, Ilham melaporkan, Alhamdulillah kelengkapan penghitungan di 9 kabupaten /kota sudah lengkap, 75.000 Linmas kami sudah siap melayani masyarakat dalam pelaksanaan pemilihan nanti.

“Kami mengajak kepada seluruh pemilih tanggal 9 Desember 2920 untuk datang ke TPS dan memastikan formulir sudah sampai kepada pemilih, tentunya tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Ditempat yang sama Ketua Bawaslu Provinsi Riau Rusidi Rusdan menjelaskan, upadete terhadap hasil dan persiapan pengawasan pilkada 2020, kita sedang di masa tenang sampai dengan besok,dan tanggal 9 kita melakukan pemilihan.

“Kami laporkan bahwa petugas kami di lapangan sampai dengan saat ini,sudah bekerja dan mengawasi tahapan,utamanya pada masa tenang dan dapat kami laporkan seluruh jumlah petugas kami sebanyak 10.053 orang, bahwa dari 8356 orang pengawas TPS,kita sudah lakukan Rapid Test, hampir 400 orang hasilnya reaktif,kita sudah mengganti yg  reaktif,kita sudah siapkan penggantinya, dan kemudian kalau nanti pengganti masih reaktif,maka tugas di ambil alih satu tingkat diatasnya, kerja sama bawaslu dengan Polda Riau dan jajaran,semenjak H-7 kita sudah lakukan pelepas patroli pengawasan bersama,anti money politik”,papar Rusdi.

Ketua Bawaslu Rusdi mengingatkan, perlu antisipasi,bahwa seminggu terakhir curah hujan relatif sangat ringgi,saya minta kepada pengawas,bagi daerah-daerah kondisi geografis yang rawan banjir,maka kita upayaka bisa di pindahkan

Sedangkan laporan Kadiskes Riau menjelaskan, bahwa
secara kesehatan, sampai saat ini jumlah 21.095 org yg terkonfirmasi covid-19 pada bulan November mengalami penurunan. Untuk bulan Desember, kita harus tetap waspada. Sampai tanggal 6 Desember, ada 1061 kasus covid-19, langkah-langkah yang perlu diperhatikan adalah jumlah tempat isolasi yg perlu diperhatikan. Provinsi Riau memiliki 48 rumah sakit rujukan di 12 Kab/Kota.

“Menerapkan prosedur kesehatan. Ada 45 sarana pelayanan isolasi di kab/kota, di Pilkada, menerapkan penggunaan masker, jaga jarak, dan mencuci tangan, penyediaan logistik APD ditempat tersebut. Dan menyediakan spanduk mengenai cara melakukan Pilkada yg sehat.

Sedangkan Kapolda Riau, Irjen. Pol. Drs. Agung Setya Imam Effendi.SH,S.Ik,M.Si menjelaskan, bahwa 3 target utama, yaitu menyelenggarakan Pilkada sehat,Pilkada yang aman,dan berkualitas dan terimakasih kepada Kab./Kota yg sudah mendistribusikan dantelah kami terima,untuk kelancaran pelaksanaan Pilkada nantinya.

“Terkait dengan Pilkada sehat,Pilkada tahun ini berbeda karna kita berada di masa pandemi covid 19, kita berharap penyelanggaan pilkada ini, tidak menjadi kluster baru,oleh karna itu kita harus menjalankan nya dengan protokol kesehatan yang ketat”,ungkap Kapolda Riau.

Kapolda Riau menambahkan, saya ingin sampaikan bahwa dari jumlah 4433 Personel Polri yang akan melaksanakan pengaman Pilkada,sudah dilakukan Rapid dan Swab,15 orang reaktif langsung kita ganti, petugas kami, menggunakan APD selama proses pemilihan nantinya.
Pilkada ini bukanlah sesuatu yang menakutkan, penyelenggara di Kab./ Kota untuk sama-sama membangun kesiapan masyarakat untuk bisa melakukan pemilihan nantinya.

“Kami sudah meminta Kapolsek,agar masyarakat bisa hadir pada saat pencoblosan, ukuran keberhasilan pelaksanaan Pilkada di atas 77,5 persen partisipatif, terkait dengan pilkada aman,kami tempatka 4432 personel polda riau dimana 270 personel adalah personel Brimob yg sudah berada di Kab. penyelenggara Pilkada, kita ingin sampaikan terkait dengan Pilkada berkualitas, potensi yang besar adalah  money politik,mari kita semua untuk menekan dan mencegah muncul nya money politik, prosesnya kita jaga,agar kita dapat mewujudkan ilkada yang berkualitas.

Media Group Tim

By Geya