Gemantararaya.com(Kab.Bogor), Plt.Camat Cileungsi, Kabupaten Bogor, Wawan Suryana tidak henti-hentinya menghimbau Masyarakat untuk tetap taat Protokol Kesehatan demi memutus Mata Rantai Penyebaran Virus Corona Covid-19.

Di hampir setiap kesempatan dan kegiatan, baik setiap Rapat Minggon Muspika dengan Para Kepala Desa Se-Kecamatan Cileungsi, Saat bertemu Warga dan juga akhir-akhir ini saat Pengundian Nomor Urut Kepala Desa Cileungsi Kidul, Minggu(06/12/2020), Wawan Suryana selalu tidak lupa mengingatkan supaya tetap melaksanakan 3 M, yaitu Memakai Masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak(jangan berkerumun), termasuk menjaga Pola Hidup Bersih dan Sehat(PHBS). Wawan juga tak henti-hentinya mensosialisasikan Perpanjangan PSBB Pra AKB Ke-6 sesuai Perbup Bogor No.60 Tahun 2020 tentang pelaksanaan PSBB Pra AKB(Adaptasi Kebiasaan Baru) menuju Masyarakat Sehat, Aman dan Produktif, sesuai Keputusan Bupati Bogor Nomor 443/527/Kpts/Per-UU/2020.

Wawan Suryana beberapa waktu lalu saat Acara Minggon dengan Para Kepala Desa Se-Kecamatan Cileungsi mengungkapkan bahwa Wilayah Kecamatan Cileungsi masih naik turun, belum aman dan setiap kegiatan yang tidak taat Prorokol kesehatan yang mengundang kerumunan, akan dibubarkan.

” PSBB  Pra AKB Ke-6 sudah diperpanjang sesuai Perbup, ini mengingat bahwa bahwa kondisi covid-19 sampai saat ini masih naik turun, belum aman. Cileungsi saat ini naik lagi, yang pasti perlu pengendalian dan penanganan, melaksanakan 3 M itu kewajiban, termasuk  jangan berkerumun, karena kerumunan akhir-akhir ini sudah jadi sorotan di berbagai Media Televisi dan online dan Cetak, kerumunan harus dibubarkan untuk cegah covid-19″ ungkapnya.

” Sesuai Surat Edaran(SE) sudah jelas semua elemen Masyarakat harus patuhi protokol  kesehatan,iya.., peraturan ini cukup ketat. Untuk Penyelenggaraan Kegiatan apapun yang mengundang keramaian Panitia harus lampirkan Foto Copy KTP, dalam hal ini Kegiatan Hajatan di masyarakat sudah dibuat aturannya, semua wajib taati protokol kesehatan secara ketat dan dilengkapi surat pernyataan bahwa dalam penyelenggaraan Acara Kegiatan sudah sesuai protokol kesehatan, termasuk usaha yang mengundang keramaian seperti kumpul-kumpul banyak orang, jika tidak sesuai aturan Protokol Kesehatan, siap-siap dibubarkan, berharap hal ini Supaya diinformasikan dan selalu di Sosialisasikan ke masyarakat, jangan bosan-bosannya, karena ini semua untuk Kepentingan Masyarakat juga” Pungkasnya.(Marlon,S.E.).