Gemantararaya.com(Kab.Bogor), Pemerintahan Desa Nagrak, Pemerintahan Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri dan Pemerintahan Desa Bojong, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, sudah selesai salurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) dan siap sakurkan BLT DD Ke-7,8 dan 9.

Kepala Desa Nagrak, Kecamatan Gunung Putri, H.Agus Sahrudin kepada Wartawan Gemantararaya.com saat diwawancarai di ruang kerjanya, Rabu(16/12/2020) menerangkan bahwa BLT DD Ke-1, 2, dan 3(Tahap Pertama), BLT DD Ke-4, 5, dan 6(Tahap Kedua) Tahun Anggaran 2020 sudah disalurkan semua.

” Bantuan Langsung Tunai Dana Desa(BLT DD) yang Ke-1, 2 dan 3(Tahap Pertama) dan BLT DD Ke-4, 5, dan 6(Tahap Kedua) Tahun Anggaran 2020 sudah selesai Kita salurkan kepada 147 Keluarga Penerima Manfaat(KPM) dan untuk BLT DD yang Ke-7, 8 dan 9(Tahap Ketiga) yang Nilainya 200 Ribu, termasuk tahapan selanjutnya sudah kita siapkan Dana nya, tinggal menunggu Payung Hukum nya, menunggu keputusan yang fixed, mau 300 ribu pun nanti nya kita sudah siap dana nya, tinggal disalurkan, hanya mungkin nanti dari 147 KPM nanti kami akan Evaluasi diawal Tahun 2021, apakah ada yang mebinggal atau tidak, kalau tidak ada ya tetap kita bagikan sesuai jumlah KPM nya, kita lanjutkan semua dan tidak ada pengurangan karena sudah sesuai Data penerima dan persentase dari Dana Desa Tahun 2020″ terangnya.

Ketika ditanya apakah tidak ada pengurangan jumlah KPM BLT DD, Agus menjawab tidak bisa.

” Ohhh…tidak bisa, gak bisa, karena BLT DD yang kita salurkan sejak pertama kali sudah jelas aturannya, mengacu ke aturan yang berlaku, sudah jelas Peraturan Menteri Keuangan, Permendes PDTT dan Peraturan lainnya, itu kan Dana Desa sudah Prioritas BLT DD karena dampak Covid-19 dimana Banyak Masyarakat yang terdampak Kehidupannya, khususnya Masalah Financial sehingga sesuai aturan yang ada harus disalurkan, ini kan masalah Nasional, kan sudah jelas berapa Persen Anggaran yang harus disisihkan dari Total Dana Desa 2020, itu tergantung Desa masing-masing, kan jumlah nya beda-beda, tapi mengacu ke aturan yang ada ya disiapkan, dan kita harus siapkan 30% dari total DD Tahun 2020″ jawabnya.

Agus juga mengatakan untuk kegiatan pembangunan Fisik sementara di Rem dulu.

” Kegiatan Pembangunan Fisik kita rem dulu, kita fokus salurkan BLT DD dari Dana Desa, karena dampak Covid-19, dan  DD Kita Gunakan juga untuk Penanggulangan penyebaran Covid-19, termasuk BLT DD nya” ujarnya.

” Dalam penyaluran BLT DD, Kita langsung transfer ke Rekening KPM, Kita sejak awal sudah bantu siapkan Rekening BRI. Kita yang Pertama yang salurkan BLT DD Se-Kabupaten Bogor, kita bukan mau berbeda, tapi karena kita memang sudah siapkan sejak awal, tinggal transfer saja, karena memang mengacu ke aturan yang ada” ujarnya lagi.

Saat ditanya kenapa bisa Pemerintahan Desa Nagrak bisa lebih cepat membagikan BLT DD sementara masih ada yang terlambat, apa bedanya? Agus menjawab No Comment.

” Kalau itu saya No Comment, Saya gak bisa jawab itu, intinya kita hanya ikuti aturan Pusat dan kita siap dan untuk Penyaluran BLT DD Ke-7,8 dan 9(Tahap Ketiga) kita sudah siap dananya” pungkasnya.

Sementara Pemerintahan Desa Cicadas, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, melalui Bendahara Pemerintahan Desa Cicadas, Riska, Kepada Wartawan Gemantararaya.com, Rabu(16/12/2020),  mengatakan bahwa BLT DD Ke-6 sudah selesai disalurkan untuk Tahun Anggaran 2020.

Foto: Kepala Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Dian Hermawan.

” Pemerintahan Desa Cicadas sudah selesai menyalurkan BLT DD yang Ke-6, untuk Tahun Anggaran 2020,  tinggal Tahap selanjutnya, karena Kita ikuti Mekanisme dan Aturan yang ada, jadi sejak pertama memang sudah disiapkan Pemerintahan Desa Cicadas sesuai Persentasenya, mengacu ke Permenkeu, Permendes PDTT tentang Prioritas Dana Desa untuk BLT DD” ujarnya singkat.

Ditempat terpisah, di Hari yang sama, Kepala Desa Bojong, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Ade Nurdiana kepada Wartawan Gemantararaya.com, di Ruang Kerjanya, Rabu(16/12/2020) mengatakan bahwa Bantuan Langsung Tunai Dana Desa(BLT DD) yang ke-6 ( Tahap Kedua ) sudah selesai disalurkan dan siap salurkan BLT DD Ke-7, 8 dan 9(Tahap Ketiga).

Foto: Kepala Desa Bojong, Kecamatan Klapanunggal, Ade Nurdiana

” Kita dari Pemerintahan Desa Bojong sudah selesai menyalurkan BLT DD ke-1, 2 dan 3(Tahap Pertama), BLT DD Ke-4, 5 dan 6(Tahap Kedua), dan Kita juga sudah siap salurkan BLT DD Ke-7, 8 dan 9(Tahap Ketiga), karena Dana nya masih ada di Kas Desa” ungkapnya.

Saat ditanya apakah Jumlah Keluarga Penerima Manfaat(KPM) atau KK berubah, Ade menjawab tidak berubah.

” Untuk KPM atau KK penerima BLT DD sampai saat ini tidak ada perubahan, semua yang terdata pertama kali sampai saat ini tetap mendapatkan BLT DD sesuai Nominal mengacu ke aturan yang ada, itu gak mungkin dirubah, kita gak beranilah karena sudah terdata dan tercatat, intinya sudah sesuai jumlah dan persentase DD yang disisihkan di Tahun Anggaran 2020, kecuali ada yang meninggal atau secara ekonomi sudah ada yang mapan seiring waktu berjalan, itu pun kalau ada yang meninggal kan gak boleh diwariskan, tapi dialihkan ke yang lebih berhak karena BLT DD ini kan untuk Warga yang terdampak Covid-19, khususnya dampak kehidupan sehingga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari ada kesulitan, nah..makanya ada BLT DD untuk membantu meringankan beban Warga” jelasnya.

Ade juga mengatakan bahwa saat ini Dana di Kas Desa masih lebih, untuk BLT DD Ke-7,8 dan 9 pun sudah siap.

” Kita masih ada Dana Di Kas Desa, masih lebih, dan nantinya akan kita laporkan SILPA, untuk digunakan di Tahun Anggaran 2021, jadi untuk BLT DD Ke-7,8 dan 9(Tahap Ketiga) Kita sudah siap Dana nya,tinggal penyalurannya nanti di Tahun Anggaran 2021, seuai aturan dan mekanisme yang ada, kan untuk BLT DD sudah ada persentasenya dari Total Dana Desa Tahun Anggaran 2020, iya, kita siapkan, mengacu ke Permenkeu dan juga Permendes PDTT tentang Prioritas BLT DD, kan sesuai aturan itu ada Anggaran Perubahan, dengan adanya BLT DD dan aturan pusat, ya ada pengalihan Dana ke BLT DD sesuai Persentasenya dan Juga Penanggulangan Penyebaran Covid-19 san itu sudah kita lakukan” tutupnya.