Gemantararaya.com(Kab.Bogor), Pemerintahan Desa Cileungsi, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor Salurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa(BLT DD) Ke-7,8,9 Kepada Warga terdampak Covid-19, hari ini, Jumat(18/12/2020) di kantor Pemerintahan Desa Cileungsi.

Kepala Desa Cileungsi, H.Beni Sopian hadir langsung saat penyaluran BLT DD kepada para Warganya dengan tetap menghimbau Warga untuk menjaga Protokol Kesehatan.

Foto: Pemdes Cileungsi Bagikan BLT DD

Ketika Wartawan Gemantararaya.com menanyakan dibagikan ke berapa KPM dan apakah dikurangi jumlah dan nominalnya, H.Beni mengatakan didalurkan kepada 152 KPM dan Jumlah beserta nominal tidak bisa dikurangi.

” Hari ini Kita Salurkan BLT DD kepada 152 KPM dan Jumlahnya tidak dikurangi termasuk Nominalnya tetap 300 ribu Rupiah Per KK tanpa dipotong Sepeser pun” jelasnya.

” Saya pun larang Para Warga memberikan sesuatu ke Staff saya karena itu hak warga, silahkan dipergunakan untuk kebutuhan hidup dimasa Pandemi Covid-19 ini, silahkan manfaatkan secara baik dan benar, tapi tolong bantu Pemerintahan Desa Cileungsi untuk menjaga Kecamatan Cileungsi ini pada umumnya bagaimana mencegah penyebaran Covid-19 supaya cepat berlalu, tetap taat 3 yaitu Menjaga jarak, Mencuci tangan, Memakai Masker dan Menjaga Pola Hidup Bersih dan Sehat(PHBS)” jelasnya lagi.

Foto: Warga Desa Cileungsi ikuti antrian sesuai Protokol Kesehatan dalam pembagian BLT DD.

Ditanya terkait bagaimana cara mensiasati Dana Kas Desa sehingga bisa sesuai Instruksi Pemerintah untuk Prioritas BLT DD, karena sudah sampai Tahap Ketiga yaitu Pembagian Ke-7,8,9, H.Beni mengatakan itu sudah berdasarkan Perintah Peraturan Per Undang-undangan.

” Iya, nanti BLT DD ini bukan hanya yang Ke-7 saja, akan kita bagikan lagi segera, kita buat interval waktu, nanti kita aturlah, masalah mensiasati Prioritas BLT DD sampai Ke-9 itu karena berdasarkan Perintah aturan Per Undang-undangN, Kita taati dan ikuti, itu diperintahkan Pusat kepada kami melalui Dana Desa” ungkapnya.

” Kan sudah jelas semua Hitungannya, sekian Persen dari Total Dana Desa untuk Prioritas BLT DD, kan ketemu Nominal dan Jumlah KPM nya, sehingga tidak ada alasan untuk mengurangi jumlah KPM dan Nominal sesuai aturan, sehingga Kita tidak ada alasan tidak punya Anggaran dan itu wajib disalurkan karena hak Warga yang sumber Dana nya dari APBN Pusat” lanjutnya.

” Dana Desa untuk BLT DD kami atur sedemikian rupa, anggaran yang tadinya dialokasikan untuk Infrastruktur akhirnya kita prioritaskan untuk membentu warga terdampak Covid-19, kan sangat luar biasa dampaknya bagi kehidupan warga, pemerintah melalui aturan Pusat Fokus untuk BLT DD, pencegahan penyebaran Covid-19, sudah jelas di Permendes PDTT dan juga di Permenkeu” pungkasnya.(Marlon,S.E.).