Tokoh Warga Sukamantri Keluhkan Proyek Pekerjaan Pemasangan U^ditch (Draenase ) Kec_Karang Bahagia

Gemantararaya.com, Kabupaten bekasi Gemantararaya.com Senin 28 Desember 2020, –  Tokoh Masyarakat Sukamantri Desa Sukaraya Kecamatan Karang
Bahagia Kabupaten Bekasi Mengeluh pekerjan proyek pemasangan U_ditch (Draenase)
Kampung sukamantri Rt 007/01 atau di Jalan Gang Ustadz adang Maryadi , yang pekerjaan di duga pemasangan U_ditchnya tidak memakai teknis pekerjaan yang bener ,Dan pekerjaan tidak memperhatikan lingkungan yang mengakibat proyek Draenase tersebut, tanah liat tertumpuk di pinggir jalan gg tersebut di atas , yang beralamat di rt 007/01 Desa sukaraya , kecamatan Karang Bahagia , Kabupaten bekasi.
Pekerjaan Pemasangan U_ditch sepanjng 68 meter dgn Pagu Anggaran Rp. 116 juta rupiah sudah cukup pantastis. Karena setelah di kalkulasi Anggaran setiap meter pemasangan U _ditch terserap kurang lebih Rp. 1,5 juta didalam nya sudah termasuk biaya tukang. Dengan pekerjaan yg terlihat dati pantauan awak media jauh dari yg di harapkan, karena pekerjaan nya pun asal asalan, sampai sampai dalam penggalian saluran pun pagar tembok dari wargapun ada yg roboh sepanjang 10 meter dan tinggi 2 meter. Untung nya pada saat pagar roboh tidak ada warga yg lewat di lokasi tersebut..
Pantauan awak media Gemantararaya .com, senin (28/12/20), akibat tumpukan bekas galian tanah pada pekerjaan draenase tersebut menimbulkan abu disaat terik matahari, berlumpur dan licin pada waktu hujan serta pemasangan zudiet pun dalam keadan air yang banjir tidak ada pengeringan terlebih dahulu apalagi pengerasan bawah tempat duduknya U_ditch tersebut .

Menurut tokoh warga masyarakat sukamantri , tanah yang menumpuk di pinggir jalan harus di bersihkan terdahulu dari bekas galian proyek pemasangan U_ditch (draenase) di Jalan gg Ustadz Adang Lingkungan rt 007/01 Desa Sukaraya .

Namun sangat disayangkan sampai saat berita ini diterbitkan tumpukan tanah tidak segera dibersihkan terlebih dahulu akan menimbulkan keresahan warga pengendara dan warga setempat yang lalu lalang di area tersebut . 

“Sepengetahuan saya kalau tanah berceceran dan numpuk di jalan umum harus langsung dibersihkan atau disiram. Kalau begini situasinyakan sudah meresahkan masyarakat. Makanya kita berharap supaya segera disiram, terkait pekerjaan pemasangan U_ditch (Draenase ) saya mengharapkan sesuai dengan yang ada di gambar .Air harus dikeringkan dan bawahnya harus dikasih pasir tujuannya akar proyek tersebut bermanpaat untuk warga di area pendidikan tersebut ungkap tokoh warga sukamantri yang enggan namanya dipublikasikan, senin (28/12/2020) Siang.

Pengendara sepeda motor yang sedang melintas dari Jalan jagawana itu juga mengeluhkan tumpukan ceceran tanah liat tersebut. Menurutnya, pelaksana tidak baik hanya mengutamakan keuntungan pribadi, tetapi dampak buruk terhadap masyarakat juga harus diperhatikan.

“Semalam saya melintasi jalan ini setelah gerimis hujan reda, jalan berlumpur dan licin. Ini saya melintas lagi, jalannya belum dibersihkan sehingga menimbulkan pemandang mata yang tidak baik . Saya pikir tadi pagi sudah dibersihkan, rupanya belum juga dibersihkan, Kalau ada kecelakaan akibat jalan licin gara-gara ceceran tanah itu, apa pemiliknya bertanggungjawab. Jangan-jangan akan mengelak atau pura-pura tidak tahu,” ungkapnya .

Masyarakat setempat dan pengendara yang mengaku tidak tahu siapa pemilik tanah itu, meminta pemiliknya segera bertanggung jawab dengan membersihkan tanah yang berceceran ke Jalan sebelum terjadi kecelakaan. Diperkirakan tanah yang berceceran di jalan tersebut kurang lebih sepanjang 100 meter baru teknik pekerja sesuai dengan gambar .yang seharus pelaksana mengeringkan air .dan landasan bawah di kasih adukan untuk pemasangan zudiet jangan seperti main pasang saja.

Penulis : suganda (tim Intetigasi lsm Gemantara raya kab_bekasi.)

By Seru