Gemantararaya.com(Kab.Bogor), Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Bogor Meng-Apresiasi Tenaga Kesehatan(Nakes) atau medis di Kabupaten Bogor yang tetap bekerja melayani Masyarakat, khususnya yang terpapar wabah covid-19.

Hal ini disampaikan Ketua Komisi 4 DPRD Kabupaten Bogor  Fraksi PDIP, Muad Khalim Kepada Wartawan Gemantararaya.com di Ruang Kerja nya yang didampingi Anggota DPRD Kabupaten Bogor Komisi 4 Fraksi PDIP, Robinton Sitorus terkait bidang Kesehatan sebelum Rapat Paripurna dimulai, Rabu(30/12/2020).

Fraksi PDIP juga sekaligus meingingatkan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor.

” Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Bogor Meng-apresiasi kinerja Tenaga Medis di Kabupaten Bogor yang mana tetap bekerja melayani Masyarakat, khususnya yang terpapar wabah virus covid-19 sekaligus mengingatkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor untuk meningkatkan Pelayanannya dan juga cepat tanggap dalam Pelayanan mengingat melonjaknya kasus covid-19 di Kabupaten Bogor” singkatnya.

Untuk bidang Pendidikan, saat Wartawan Gemantararaya menanyakan apakah banyak aduan dan keluhan Orang Tua Murid tentang Seragam Sekolah, Ketua Komisi 4 DPRD Kabupaten Bogor, Muad Khalim mengatakan banyak aduan.

” Untuk masalah Seragam Sekolah yaitu Putih merah, banyak aduan, masalahnya banyak Baju seragam tidak muat dipakai oleh Siswa atau Murid, karena ukurannya tidak pas, sehingga tidak terpakai, akhirnya Orang Tua Murid beli lagi. Kan Kasihan Orangtua Murid terbebani lagi, padahal Baju Seragam itu di Gratis kan untuk Masyarakat tidak mampu” ungkapnya.

Saat ditanya apakah seragam batik merupakan kewajiban untuk dibeli Orang Tua Murid, Muad Khalim menjawab harus ada acuan atau Payung Hukumnya.

” Untuk seragam batik di Sekolah, Saya tanya…., emang itu diwajibkan? Emang ada Dasar Hukumnya? Jika tidak ada Dasar Hukum, Acuan atau Payung Hikumnya tidak wajib, semua harus ada acuan hukum, kalau yang wajib itu Seperti seragam putih merah, putih biru, harus acuan Nasional, kalau memang seragam batik tidak diwajibkan berdasarkan payung hukum dan tidak ada acuannya, ya…, Jangan dibeli” Pungkasnya(Marlon,S.E.).