Gemantararaya.com (Kab.Bogor ), Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor, Asep Mulyana, hadiri sekaligus meresmikan pembukaan Stand UMKM di ITC Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis(21/01/2021).

Dalam sambutannya, Asep mengucapkan terimakasih kepada Manajemen ITC Cibinong yang telah memperbolehkan Para Pelaku UMKM untuk membuka Stand usaha di dalam ITC, dan berterimakasih atas upaya Ketua UMKM Cibinong, Sujiono dan Pengurus atas kerjasamanya dengan Manajemen ITC Cibinong sehingga para pelaku UMKM bisa berjualan di ITC dan telah berupaya keras membangun dan memperjuangkan Para Pelaku UMKM di Wilayah Kecamatan Cibinong, yang membawahi 13 Kelurahan/Desa dan berpesan supaya tetap menjaga kebersihan di ITC. Asep juga mengatakan bahwa upaya ini bisa mendapatkan penghasilan untuk tingkatkan kesejahteraan keluarga masing-masing, dan berharap selain bawa barang dagangan supaya upayakan pasarkan Produk secara online.

” Saya ingin memotivasi pelaku UMKM ,dengan Kabupaten Bogor” Pancakarsa” ini patut di Karsa Bogor maju yang harus tetap jalankan roda ekonomi dengan berusaha. Ada dua satgas yang berjalan saat ini yaitu satgas covid 19 dan satgas pemulihan ekonomi, jadi tetap ada pembatasan dan wajib taat Prokes” ucap Asep dalam sambutannya.

Saat memberi kata sambutan, Asep pun bertanya kepada Para Pelaku UMKM yang hadir:” Siapa yang sudah dapat Bantuan Presiden UMKM 2,4 juta?” dan spontan Para Pelaku UMKM sambil berdiri dan tunjuk tangan menjawab:” Saya!”.

Seusai acara saat Wartawan Gemantararaya.com menanyakan perihal keberadaan UMKM di tingkat Desa di Wilayah Kabupaten Bogor, Asep mengatakan bahwa Kegiatan Forum dilingkup Pemerintahan Desa sudah mendorong wira usaha.

” Kegiatan Forum didalam lingkup Pemerintahan Desa, semua sudah mendorong wira usaha, atau pelaku UMKM ini untuk maju mandiri, karena ini berkaitan dengan upaya pemulihan ekonomi, ekonomi keluarga, ekonomi masyarakat dan juga ekonomi negara, ini harus pulih ditengah pandemi covid-19 ini, harus maksimal, tumbuh dan berkembang sehingga bisa menghasilkan dan menguntungkan” ungkapnya.

” BUMDes, bisa kembangkan berbagai usaha, kegiatan bisa dilakukan program penguatan kapasitas, jadi pelaku UMKM membutuhkan itu, makanya pada saat MusrembangDes dan Musrembang Kecamatan supaya Para Pelaku UMKM ikut hadir dan sampaikan usulan, supaya bisa berkait dengan Dana Desa, bisa ada pelatihan atau istilah di Pemerintahan Desa yaitu Peningkatan Kapasitas pelaku UMKM, bisa itu semua” ungkapnya lagi.

Ketika ditanya apakah Para Pelaku UMKM yang buka Stand di ITC merupakan binaan Dinas Koperasi UMKM dan apa keluhan pada umumnya para Pelaku UMKM, Asep mengatakan bahwa mereka berada dalam Stake Holder Dinas dan Keluhan pada umumnya terkait Permodalan.

” Mereka mandiri, mereka ada dalam Stake Holder Dinas, jadi kerjasama dinas ini melakukan kegiatan Pelatihan Wira Usaha, Pelatihan Manajemen Keuangan, Perkoperasian, sebagai pelaku UMKM ada bimbingan dan Binaan dari Dinas” jelasnya.

” Banyak sih keluhan para pelaku UMKM, mulai dari permodalan, apalagi ditengah Pandemi Covid-19 ini, banyak para pelaku UMKM khususnya yang ultra mikro kehabisan modal, yang akhirnya nganggur, udah mandiri nganggur lagi, kan repot nih” terangnya.

” Tapi ada beberapa Program yang bisa memulihkan perasaan hati para pelaku UMKM ini, ada Banpres melalui Kementerian Koperasi, ada Bantuan Bupati melalui Dinas Koperasi UMKM, ada Bantuan Desa wira usaha dari Dinas Koperasi UMKM, banyak Program-program yang bisa memotivasi pelaku UMKM untuk bangkit berusaha dan berupaya. Yang utamanya lagi tekad pelaku UMKM ini tidak pernah padam selalu berupaya untuk cari nafkah” tutupnya.

Sementara Ketua UMKM Cibinong, Sujiono,kepada Wartawan Gemantararaya.com mengatakan ditengah Pandemi Covid-19 akan tetap angkat usaha UMKM.

” Kondisi pandemi kita angkat usaha, mewujudkan Cibinong kota UMKM dengan cara giat Bazar di cibinong. Pemulihan ekonomi di cibinong, karena Animo Masyarakat luarbiasa, para pelaku usaha UMKM yang hadir di ITC Cibinong ini mewakili beberapa Kecamatan, ada dari Kecamatan Dramaga, Kecamatan Cileungsi, Kecamatan Ciawi, Kecamatan Citeureup, bukan hanya Kecamatan Cibinong” imbuhnya.

Saat ditanya jumlah Anggota UMKM di Cibinong dan bagaimana sistem kerjasama dengan Manajemen ITC Cibinong, Sujiono mengatakan ada 600 Angota dan pelaku UMKM di ITC hanya bayar kebersihan.

” Anggota UMKM  di Cibinong ada sebanyak 600  Pelaku. Untuk para Pelaku UMKM yang ada Stand di ITC Cibinong ini kerjasama dengan pihak manajemen, pertama 1 tahun, dalam 1 bulan buka nya 10 hari, jadi aktif nya selama 10 bulan lah dalam setahun, dan Para Pelaku Usaha hanya bayar kebersihan saja” Singkatnya.(Marlon,S.E.).