“Miris” Ungkapan Siswi Non Muslim yang di wajibkan pemakai jilbab di Sekolah SMKN. 02 Kota Padang.

Padang 26 januari 2021.
Gemantararaya.com

Polemik tentang Aturan pemakaian jilbab bagi siswi non-muslim, sangat memberatkan dan berdampak psykologis siswi Non muslim yang diwajibkan memakai jilbab di sekolah SMKN. 02 Kota Padang.
EZ Salah satu siswi SMKN.2 menyampaikan kepada awak media.Pemakaian jilbab sudah lama dari SD sampai sekarang mengikuti aturan dan arahan di sekolah, kami sebagai murid non muslim mau tidak mau harus menyesuaikan diri bersama teman teman muslim menggunakan jilbab disekolah sesuai dengan peraturan Sekolah yang berlaku di sekolah tersebut. “Kami sebagai siswi pasrah mengikuti pemakaian jilbab,yang penting kami di terima disekolah tersebut dalam hati kami.

EZ menambahkan,untuk pemakaian jilbab sebenarkan dalam hati kami menolak, bertolak belakang dengan keyakinan kami, maka kami non muslim keterpaksaan mengikuti aturan tersebut,di dalam perasaan dan pikiran yang penting bersekolah mengikuti pendidikan, Walaupun kami ini dari non muslim.

AW. Salah satu Orang tua murid SMKN.2 Kota Padang, menyampaikan kepada awak media sebenarnya dari awal anaknya duduk di bangku SD sampai di SMKN2 sudah terbiasa memakai jilbab.
Orang tua murid pernah bertanya kepada pihak sekolah baik dari SD sampai di SMKN 2,selalu pihak sekolah menyampaikan sudah peraturan, setiap murid siswi wajib memakai jilbab untuk menyesuaikan kepada teman teman muslim di setiap masuk belajar di sekolah.
AW orang tua murid sebenarnya menolak anaknya untuk memakai jilbab, karena merasa sudah berdosa menipu keyakinannya di depan Maha Kuasa.

AW.menambahkan orang tua murid selalu patuh peraturan sekolah di wajibkan anaknya memakai jilbab.Tidak berani protes sudah menganggap peraturan tersebut adalah peraturan Pemerintah. Maka orang tua murid selalu pasrah, yang penting anak mereka tidak telantar belajar untuk di masa depan mereka.

AW mengharapkan kepada pihak sekolah bahkan pemerintah untuk mebebaskan  memakai jilbab kepada setiap murid siswi non muslim, ungkap AW

Ditempat terpisah Ketua DPD HIMNI Sumbar. BPK Edison Hulu menyampaikan kepada awak media permasalahan mewajibkan Siswi non muslim memakai jilbab di SMKN. 2 sudah melanggar aturan Pemerintah dan sudah di serahkan kepada Bapak Dr. AM. Mendrofa. SH Kuasa Hukum pelapor.

Edison Hulu menegaskan, Aturan tersebut di harapkan kepada pemerintah daerah maupun Pusat untuk segera di hapus. Pemerintah dapat mengedarkan surat di seluruh sekolah sekolah Negeri dari SD sampai Perguruan Tinggi di Sumatra Barat dan bahkan diseluruh sekolah di Nisantara untuk pembebasan memakai jilbab Bagi Siswi Non muslim. Mengakhiri. (Red.Dzal)

By Geya