Solidaritas Merah Putih Terus Tampil Sosial Tanpa Lirik Warna Dan Perbedaan, Bantuan Dibagikan Korban Longsor Sumedang Dan Banjir Di Manado

Jakarta, 05 Februari 2021- Media Cyber Team

Relawan Kemanusiaan Solidaritas Merah Putih(SOLMET) di pimpin langsung oleh Silfester Matutina, SH menyalurkan bantuan kepada Sumedang yang terdampak bencana longsor beberapa waktu lalu, tepat nya di desa Sukadana dan desa Cihanjuan, Kecamatan Cimanggu.

Longsor yang mengakibatkan tertimbunnya puluhan rumah ini menewaskan 40 orang dan 25 orang luka luka.
Donasi berasal dari urunan Keluarga Besar Solmet juga dari Brabus Alron Indonesia Peduli, Bio Spray dan Mercantile Athletic Club yang berupa bantuan beras dan uang tunai di salurkan langsung kepada korban luka dan keluarga korban yang meninggal.

Ketua Umum Solmet Silfester berharap bantuan ini dapat meringankan beban para korban.
“Kami berharap dengan bantuan ini setidaknya dapat meringankan beban hidup para korban, dan tidak itu saja dengan kunjungan kami ini juga melakukan doa dan memberikan motivasi kepada mereka untuk tetap semangat menjalani kehidupan kedepannya, dan juga sebagai sesama anak bangsa kepeduliaan kami ini menguatkan mereka bahwa masih ada saudara saudara sebangsanya yang peduli dan mau berbagi bersama ,”ucap nya”.

Sabtu (30/21).
Rismana,korban longsor memberikan apresiasi kepada Keluarga besar Solmet yang datang langsung ke tempat pengungsiannya dirumah saudaranya,
“Terima kasih kepada Solmet, Brabus Alron Peduli, Biospray dan Mercantile Athlelic Club atas bantuan dan motivasinya.”pungkasnya.

Sementara itu dari Manado dilaporkan puluhan anggota Solidaritas Merah Putih Kelurahan Winangun, Kota Manado(DPKL SOLMET Winangun)
di koordinir ketuanya Jun Mawengkang melakukan pencarian dan memberikan bantuan kepada korban banjir, dan tanah longsor Manado 22 Januari 2021.
Banjir dan tanah longsor terjadi dua kali pada bulan Januari di Manado. Tanggal 16 Januari 5 orang tewas dan 3 orang lagi tewas pada tanggal 22 Januari 2021. Nyaris ada 8 Kecamatan terendam air.

Salah satu yang tewas pada kejadian 22 Januari akibat tanah longsor adalah anggota SOLMET kota Manado.
Menjelang malam saat banjir belum reda sejumlah anggota Solmet Kelurahan Winangun Kec. Malalayang yang dikoordininer oleh Jun Mewengkang bergerak untuk memberi bantuan kepada korban banjir dan membantu anggotanya yg tewas tertimbun Tanah longsor. Tim Solmet Winangun lainnya juga bergerak ketempat yg sulit di tempuh dan belum terjangkau bantuan. Adapun bantuan yang diberikan berasal dari hasil sumbangan spontanitas warga dan anggota Solmet. Total sumbangan terkumpul adalah uang Rp. 9.485.000 dan bantuan pakaian bekas serta makanan instan.

Editor :
Rudy.S (Pimpus) Media Cyber Group