Polsek Tenayan Raya Amankan TKP Semburan Gas dan Bantu evakuasi Santri

Kepolisian Sektor (Polsek) Tenayan Raya dipimpin Kapolsek Tenayan Raya Akp Manapar didampingi Kanit Intel Iptu Budhia Dianda, telah memasang garis pertanda tidak boleh mendekat ke area semburan gas bumi di Pondok Pesantren Al Ihsan Jalan Tujuh Puluh Kelurahan Tuah Negeri Kecamatan Tenayan Raya.

Selain memasang garis polisi, spanduk yang berisikan himbauan untuk tidak boleh mendekat juga dipasangkan di area jalan ke Ponpes Al Ihsan itu.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya melalui Kapolsek Tenayan Raya AKP Manapar Situmeang Jumat (5/2/2021), menyebut bahwa langkah itu diambil guna mengantisipasi ada kejadian yang tidak diinginkan.

“Kita bersama-sama dengan TNI, Upika Tenayan Raya telah memasang police line dan akan memperluas pemasangannya dari lokasi untuk antisipasi masyarakat yang datang. Himbauan untuk tidak mendekat di jalur masuk juga kita pasang, masyarakat juga kita himbau untuk menjauh dari lokasi, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” kata Manapar.

Pihaknya juga telah mengevakuasi barang-barang milik santri, mana yang bisa diselamatkan dipindahkan ke Pusat Ponpes Al Ihsan.

“Tadi, barang milik santri juga sudah dievakuasi, mana yang bisa diselamatkan dipindahkan ke Ponpes pusatnya,” imbuhnya lagi.

Sampai saat ini, jelas Kapolsek Akp Manapar semburan gas bumi masih mengeluarkan lumpur setinggi 10 meter hingga 15 meter. Pihak dari ESDM Riau dan perusahaan migas telah melakukan langkah antisipasi, melakukan pengecekan secara berkala untuk mengambil langkah penutupan sumur.

“Tidak ada korban jiwa dari kejadian ini, hanya saja atap dan tembok bangunan pesantren mengalami kerusakan. Begitu juga dengan semburan lumpur yang sudah menutupi area pondok,” tukasnya.

By Geya