Masyarakat Kecamatan Bawolato Keluhkan Gangguan Jalan Tumpukan Bahan Material Batu Di Jalan Nasional Gunungsitoli Menuju Nias Selatan

Gemantararaya.com (NIAS) Masyarakat kecamatan Bawolato kabupaten Nias, keluhkan adanya bahan material batu yang menumpuk di sepanjang pinggir jalan di desa Gajamanu dan di desa Hiliganoita diduga pemilik batu tersebut adalah L.Lase dan bersama H.Tel. dijadikan tempat gudang batu sepanjang jalan nasional di kilometer 57 sampai di kilometer 62 sudah beberapa tahun berjalan, (12/02)

Beberapa orang masyarakat sekitar dan juga pengguna jalan yang melintasi jalan provinsi dari Gunungsitoli menuju Teluk Dalam Nias Selatan (PP), merasa resah dan terganggu atas banyaknya tumpukan bahan material batu yang panjang di wilayah tersebut. Salah seorang warga setempat berinisial B.l kepada awak media mengatakan jika tumpukan batu ini sudah lama diantar dan di biarkan di sekitaran jalan ini, tumpukan batu ini sangat menggangu bahkan mengancam nyawa bagi pengguna jalan jika tidak hati- hati melintasi jalan ini.

Lanjut pada tahun 2020 yang lalu pernah menelan nyawa korban akibat kecelakaan yg jatuh dari sepeda motor diduga akibat menabrak tumpukan batu tersebut. Kami memohon kepada pemerintah setempat agar ditertibkan jalan tersebut karena kami sangat terganggung apa lagi kami jalan kaki sangat ketakutan. Kami memohon kepada pemerintah kabupaten Nias atau dinas yg berwewenang, agar bahan/material yg telah digudangkan disitu supaya dipindahkan ditempat yang tidak terganggu masyarakat yang melintas di jalan nasional. Atas keresahan kami ini jangan menunggu korban lainnya akibat kecelakaan yang disebabkan oleh adanya tumpukan batu yang berserak di pinggir jalan ini, “tuturnya.

Ditempat terpisah, Sonny Lahagu, SE Ketua GNPK RI Nias angkat bicara atas keluhan masyarakat tersebut, Ianya mengatakan dengan nada tegas bahwa atas keluhan masyarakat Bawalato pihak kita dari ORMAS GNPK RI Nias akan bergerak membantu mendampingi dan mengawal laporan masyarakat kepada pihak terkait di pemerintahan sekalipun ke penegak hukum jika nanti atas hasil investigasi kita di lapangan terdapat dugaan yang merupakan unsur kesalahan yang merugikan masyarakat. (Fidelis Gulo)

By Geya