Gemantararaya.com, Klapanunggal(Kab.Bogor), Bantuan Sosial Tunai(BST) Pengganti Bansos sembako dibagikan kepada Keluarga Penerima Manfaat(KPM) masing-masing sebesar Rp300 ribu per bulan. Bantuan disalurkan melalui PT Pos Indonesia.

Bantuan ini dilarang untuk dibelikan rokok dan minuman keras. Untuk itu, menteri Sosial Tri Rismaharini meminta dukungan dari semua stakeholder dan Media untuk terus memantau dan mensosialisasikan di lapangan, terutama keluarga penerima bansos.

Pemerintahan Desa Bojong, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor memfasilitasi Pembagian Bantuan Sosial Tunai(BST) yang ke-2 Tahun 2021 kepada warganya dengan tetap menjalankan Prokes.

Kepala Desa Bojong, Ade Nurdiana kepada Wartawan Gemantararaya.com, Kamis(18/02/2021) mengatakan BST ke-2 dibagikan kepada 859 KPM.

” Hari ini pembagian BST yang ke-2, dan dibagikan kepada 859 KPM, dengan nilai nominal sebesar 300 Rb per KPM dan disalurkan langsung oleh pihak PT.POS Indonesia, kita hanya sebagai Fasilitator” ucapnya.

” Pembagian ini nantinya dilakukan tiap bulan selama12 bulan di tahun 2021, semua data penerima dari Pemerintah Pusat, dalam hal ini Kementerian Sosial’ ucapnya lagi.

Saat ditanya apakah masih ada Warga mampu sebagaiPenerima manfaat BST, Ade mengatakan masih ada.

” Iya warga yang mampu masih ada sebagai penerima manfaat BST, kita kan gak bisa merubah datanya, karena data nya langsung dari pusat,  Pemerintahan Desa hanya sebagai fasilitator saja” terangnya.

” Kita berharap BST yang diberikan kepada Warga ini, di luar penerima PKH dan Kartu Sembako, dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok bahan makanan seperti beras, jagung, lauk pauk, sayur mayur, buah-buahan, dan keperluan lain yang bermanfaat dalam menghadapi pandemi COVID-19″ tutupnya.(Marlon,S.E.)