Haogoli Telaumbanua Angkat Bicara Tentang Kinerja Perangkat Desa Hilifaösi Kecamatan Bawolato

Gemantararaya.com – Nias

Haogoli Telaumbanua angkat bicara tentang kinerja perangkat desa Hilifaösi Kecamatan Bawolato Kabupaten Nias Provinsi Sumatera Utara, Jum’at (19/02/21).

Haogoli Telaumbanua Ketua RT 11 dusun IV pada keterangan jumpa persnya di Kecamatan Idanogawo menuturkan tentang kinerja perangkat pemerintah desa Hilifaösi atas ketidak berpihakan pada kepentingan masyarakat dan ada pengecualian. Pada pembagian BLT yang sumber dananya dari Dana Desa/ADD dan ada anggota RTnya an. Fatiziduhu Lafau tdak menerima BLT pada saat dibagikan bulan Desember 2020, sementara ada namanya terdaftar sebagai penerima manfaat, dan setelah ditelusuri oleh penerima manfaat baru dibayarkan oleh pemerintah melalui Kasi Kesra pada tanggal 15 Februari 2021 setelah pertanggungjawaban APBDes 2020 selesai, tegasnya, diduga terjadi pemalsuan tandatangan penerima manfaat BLT,”tuturnya”.

Lanjut Haogoli Telaumbanua membeberkan tindakan tindakan tidak terpuji yang dilakukan oleh pemerintah desa Hilifaösi dalam hal ini Sekdes Yamitolo Lase yaitu melakukan penyogokan kepada salah seorang masyarakat sebesar Rp. 100.000, agar pada pertanggungjawaban APBDes 2020 tidak dikorekasi. Lanjutnya lagi, pada pembagian sembako bansos covid-19 diduga melakukan pungutan uang sebesar Rp. 10.000 setiap penerima sembako bansos tersebut.

Ianya juga menambahkan bahwa salah seorang perangkat desa Hilifaösi inisial DFG diduga menggunakan Izajah palsu. Haogoli Telaumbanua mengharapkan agar tindakan tindakan atau ke tidak tertiban administrasi supaya dibenahi oleh pemerintah kecamatan dan Kabupaten, “harapnya”.

Kepala Desa Hilifaösi Kecamatan Bawalato Kabupaten Nias ketika dikonfirmasi oleh awak media via selulernya tapi tidak tersambung. (Arg).

By Geya