Gemantararaya.com,(Kab.Bekasi), Kepala SDN Burangkeng 02, Bekasi, Sobarsah,Spd berharap Sekolah yang dipimpinnya dapat Prioritas Pembangunan Rehab total untuk 20 Ruang Kelas di Tahun 2022.

Hal ini disampaikan Sobarsah saat diwawancarai Wartawan Gemantararaya.com di Ruang Kerjanya, Selasa(23/02/2021).

Sobarsah mengatakan hal tersebut sebagai bentuk harapan mengingat di Tahun 2020 sebenarnya sudah dapat Anggaran sebesar 8 Milyar tapi karena situasi masa pandemi Covid akhirnya dibatalkan.

” Berharap masalah rehab total seluruh Ruang Kelas di Sekolah ini, kenapa? Karena kami sebenarnya di Tahun 2020 lalu sudah dapat anggarannya, artinya sudah siap eksekusi rehab total, alokasi dana nya sebesar 8 Milyar, tapi karena pertengahan bulan maret 2020 kita ada masalah covid-19 dan sekolah langsung diliburkan akhirnya ada pergeseran-pergeseran anggaran sehingga rehab di SDN 02 Burangkeng di Cancel” ungkapnya.

” Nah..kemarin saat musrembangdes kami hadir di desa, kebetulan oleh kepala desa kami di prioritaskan karena tadinya sudah dapat, jadi untuk di tahun 2022 mudah-mudahan nanti di musrembang kecamatan masuk prioritas juga, begitu juga di tingkat kabupaten biar bisa terlaksana di tahun 2022″ sambungnya.

Saat ditanya dengan Anggaran 8 Milyar untuk pembangunan berapa ruang kelas dan apa harapannya, Sobarsah mengatakan untuk 20 RKB, dan berharap dapat prioritas.

” Anggaran 8 Milyar itu tadinya untuk pembangunan sebanyak 20 ruang kelas, karena bangunan ini sudah lama, sudah lebih 20 tahunan, dan saya disini sudah 5 tahun sebagai Kepala Sekolah” terangnya.

” Harapan Saya mudah-mudahan di musrembang tingkat kecamatan dapat prioritas dan semoga juga di tingkat kabupaten dapat prioritas dengan pertimbangan bahwa kami sebenarnya sudah dapat di tahun 2020 tapi di cancel karena adanya perubahan anggaran akibat dampak pandemi covid-19, saat ini kita ada 18 Rombel dengan kelas hanya 8 Ruang, jadinya full pagi sampai sore” terangnya lagi.

Ketika ditanya ada berapa Pegawai Honorer dan PNS di SDN Burangkeng 02, Sobarsah pun menjawab secara singkat.

” Disini Tenaga Honorer ada sebanyak 17 Orang dan PNS sebanyak 10 Orang, dari sejumlah honorer tersebut sudah termasuk tenaga operator sekolah dan juga penjaga sekolah” singkatnya(Marlon,S.E.).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *