Taman Bangkinang Kota Mangkrak & Diduga Mark’Up Wasekum PAO HMI RIAU-KEPRI: Mari Ramaikan Papan Bunga di Kajati Riau

Pekanbaru-Taman Kota Bangkinang Diduga Asal Jadi Dan Mangkrak, HMI Riau-Kepri: Pinta Kajati Riau Periksa Dan Proses Kadis Perkim Kampar Serta Kontraktor, Pengerjaan Taman Kota Bangkinang Kabupaten Kampar Anggaran Tahun 2020 terlihat terkesan asal-asalan dengan anggaran cukup besar senilainya Rp 5.533.317.016,39 Milyar

Wasekum PAO BADKO HMI RIAU-KEPRI Muda Halomoan Hrp merasa prihatin melihat kondisi Kabupaten Kampar yang saat ini banyak dugaan kasus tindak pidana Korupsi yang saat ini ditangani KPK dan Kajati Riau.

“Kami Prihatin melihat Kabupaten Kampar saat ini dilanda banyak dugaan kasus korupsi satu kasus belum selesai timbul kasus lainnya dan kami mendesak agar Kajati Riau yang baru segera memeriksa Kadis PERKIM Kampar, Kontraktor serta MK karena kami mendunga ada tindak pidana korupsi disana,”Ujar Muda Halomoan Hrp

Wasekum PAO BADKO HMI Riau-Kepri Muda Halomoan Hrp mengatakan bahwa Jika dilihat dari pengerjaan memang proyek terlihat asal-asalan Dalam pantauan dilokasi Proyek tersebut banyak Keretakan dan kerusakan padahal Proyek belum selesai dan kami menduga keras Spek Bangunan Tersebut tidak sesuai dengan Kontrak. ujarnya

“Berdasarkan hasil Investigasi kami dilapangan kondisi Proyek sangat memperhatikan Proyek belum selesai tapi sudah bayak keretakan dan kerusakan dan kami menduga keras Spek bangunan tidak sesuai dengan Kontrak, Ungkap Muda Halomoan Hrp

Seharusnya Proyek Taman Kota Bangkinang sudah selesai jika kita melihat pada kontrak pengerjaan Proyek 180 Hari kalender tapi sampai hari ini belum juga selesai untuk itu Muda Halomoan Hrp mendesak agar Kajati segera melakukan pemeriksaan dan dia mengatakan sangat mendukung Kajati menuntaskan persoalan ini agar terang benderang berapa kerugian negara karena itu adalah dari Uang Rakyat.

“Jika kita melihat Kontrak Pengerjaan Proyek 180 Hari Kalender tapi sampai hari ini proyek belum kunjung selesai itu uang rakyat dari hasil pembayaran pajak Kajati Riau harus segera menuntaskan persoalan ini agar terang benderang berapa kerugian negara,”Ungkapnya

Dia mengaku sudah memesan papan bunga untuk Kajati Riau sebagai bentuk dukungan dan mendesak agar segera melakukan pemeriksaan terhadap Kadis Perkim, PPK, MK dan Kontraktor.

“Menindak lanjuti statman kita yang kemaren saya sudah memesan papan bunga untuk Kajati Riau sebagai bentuk dukungan dan mendesak Kajati Riau agar segera melakukan pemeriksaan terhadap kadis perkim kampar, PPK, MK dan Kontraktor,”Ujarnya

Perlu diketahui bahwa Muda Halomoan Hrp mengaku sudah melakukan kajian mendalam beberapa hari ini terkait persoalan dugaan tipikor pembangunan Taman Kota Bangkinang kabupaten Kampar untuk pembuatan Laporan Resmi ke Kajati Riau

“beberapa hari ini saya memang sibuk melakukan Kajian mendalam terkait persoalan pembangunan taman kota Bangkinang jadi jika kawan-kawan media bertanya ada atau tidaknya peluang kita untuk secara resmi melaporkannya ke kajati tentu ada untuk sekarang mari kita ramaikan papan bunga dikajati agar Kadis Perkim Kampar, PPK, MK, dan Kontraktor segera diperiksa,”Ujarnya

Beberapa waktu lalu Awak media mencoba mengkomfirmasi kepala dinas PERKIM Kabupaten kampar melalui pesan whatsApp tanggal 23/02/2021 dengan nomor +62 812-7614-555x sangat di sayangkan ternyata kadis perkim langsung memblokir nomor wartawan dan diduga sudah belasan wartawan yang di blokir oleh kadis perkim pilihan bupati catur tersebut.

Kemudian tanggal senin 8 maret 2021 selidikkasus.com mencoba menghubungi kadis perkim namun tak bisa di hubungi dan diduga kuat kadis perkim pun meblokir nomor wartawan dan sampai berita ini terbitkan.

Di tempat terpisah Wakil Ketua DPD Gerakan masyarakat Nusantara raya (Gemantararaya ) provinsi Riau meminta kepada bupati kampar catur sungeng agar mengefaluasi kinerja kepala dinas perkim yang mana kami menduga kuat tidak becus dalam menjalankan poksi sebagai kepala dinas perkim, kami juga banyak mendapat laporan dari beberapa wartawan bahwa kadis perkim kabupaten kampar kuat dugaan memblokir sejumlah nomor HP/WA wartawan, apakah itu contoh yang baik kadis pilihan bupati kampar,,? Dan jika seperti itu tingkah laku kadis ini bisa merusak citra bupati kampar,, tegasnya

Lp-Berita-WASEKUM PAO BADKO HMI RIAU-KEPRI