Harapkan Kepada Pemerintah, Air Terjun Hando-Hando Agar Dijadikan Objek Wisata

N I A S – Air terjun Hando-Hando berada di dua desa yakni desa Hilimbòwò dan desa Hilibadalu kecamatan Ulugawo, kabupaten Nias, propinsi Sumatera Utara, Sabtu (20/03/2021)

Camat Ulugawo Faozanolo Zai, Spd dalam keterangan persnya dikediamannya di Idanogawo mengatakan bahwa air terjun Hando-Hando yang ada diwilayah kecamatan Ulugawo adalah merupakan destinasi wisata alam yang tersembunyi yang jarang terekspos sehingga merasa asing. Air terjun Hando-Hando ini berada didua desa yakni, desa Hilimbòwò dan desa Hilibadalu dan apabila ditata dengan baik maka menjadi objek wisata alam yang handal karena lingkungan tepi air tejun Hando-Hando sangat tersusun rapi secara alami, ” tutur camat Ulugawo.

Lanjut camat Ulugawo sampaikan bahwa air terjun ini yang disebut Hando-Hando karena air terjun sangat kuat tendangannya sehingga disebut Hando- Hando. Dan saya mengamati lingkungan air terjunnya batu-batunya tersusun rapi seperti disusun dengan buatan tangan manusia, besar dugaan bahwa pada zaman dulunya ada penghuni sekitar air terjun ini dan menyusun batu-batu ini, dan intinya bahwa air terjun ini masih dikatakan liar karena belum ditata dengan baik tetapi terlihat indah secara alami, “ucapnya.

Sambung camat Ulugawo Faozanolo Zai, Spd berharap kepada pemerintah pusat (Menteri Pariwisata), pemerintah propinsi Sumut dan pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata kabupaten Nias untuk memberi perhatian yang serius dibidang pariwisata ini. Tentunya tujuan mengembangkan destinasi wisata alam ini adalah untuk meningkatkan ekonomi masyarakat setempat. Dan air terjun Hando-Hando ini yang menjadi kendala adalah infrastruktur jalan menuju lokasi air terjunnya, tentu harapan kita kedepan kita mendukung fokus pemerintah baru dalam mengembangkan sektor wisata dan sektor lainnya seperti desa terakses dalam visi-misi Tri Sakti Nias Maju. Dan berharap perhatian pemerintah maupun swasta dapat membangun dan mengembangkan sektor wisata alam ini. Juga air terjun Hando-Hando ini bila didesain dan ditata dengan baik, niscaya menjadi destinasi wisata yang handal di kabupaten Nias dan mendatangkan keuntungan nilai ekonomi bagi masyarakat,”tutup Camat.

ArG – red

By Geya