Warga Dukung Proses Pekerjaan Jalan Sihene’asi – Onozalukhu Kecamatan Lahewa

Gemantararaya.com (Nias Utara) Peningkatan ruas jalan Sihene’asi- Onozalukhu, kecamatan Lahewa, kabupaten Nias Utara (Nisut) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) sudah mulai proses pekerjaan oleh kontraktor (rekanan).

Menurut hasil pantauan awak media di lokasi pekerjaan Rabu, 21 April 2021 sesuai dengan yang tertera pada papan informasi atau plang yang telah terpasang pada titik nol pekerjaan.

Nama kegiatan peningkatan jalan ruas Sihene’asi-Onozalukhu kecamatan Lahewa (DBH Prov) dari dinas PUPT Pekerjaan Umum Dan Pendataan Ruang kabupaten Nias Utara.

Tanggal kontrak dimulai 31 Maret 2021 dengan nilai kontrak 2.984.772.000 (dua milyar sembilan ratus delapan puluh empat juta tujuh ratus tujuh puluh dua ribu rupiah) termasuk pajak.

PPK-1 Bidang Bina Marga Agus Hendrikus Zalukhu, S.T., M.M, nama perusahaan PT. Mo’awo Jaya Mandiri yang dipimpin oleh Nyak Deta Aceh Direktur.

Ruas jalan ini merupakan penghubung empat desa, mulai dari desa Sihene’asi, desa Fadoro Hilimbowo, desa Fadoro Hilihambawa dan Onozalukhu kecamatan Lahewa.

Beberapa warga yang ketemu di lokasi saat melintas di jalan tersebut ketika di konfirmasi oleh awak media ini yang tidak dapat disebutkan nama satu persatu mengatakan bahwa kami sangat bersyukur dan berterimakasih kepada pemerintah daerah Nias Utara yang telah memperhatikan jalan ini, sebab jalan ini salah satunya penghubung beberapa desa.

Warga menyebutkan bahwa tentunya kami siap mendukung dan mengapresiasinya supaya pekerjaan ini dapat berjalan dengan baik dan benar-benar bermanfaat kepada masyarakat.

Tambah warga “Ya, kita selalu berharap kepada kontraktor dan kepada pekerja supaya pekerjaan ini dapat memperhatikan mutu dan kualitasnya sehingga dapat bertahan lama, “ujar warga

Setelah di konfirmasi kepada mandor lapangan Indri Caniago saat itu tentang volume pekerjaan dan spesifikasi atau jenis kegiatan, Indri menjelaskan bahwa volume 1000 meter lebih dan ada beberapa pekerja pendukung dan jenis kegiatan adalah lapen.

Menurut penuturan mandor bahwa bahan yang digunakan adalah batu sungai yang berkualitas dan kita usahakan semaksimal mungkin supaya kualitas dapat bertahan lama sehingga bisa dinikmati oleh warga beberapa desa, “tutupnya

Fzal / redaksi

By Seru