Keseruan Acara Pelatihan Kolaborasi K9 TNI, Dan Komunitas GSD Di Von Phanuel Cisarua

Bogor 25 April 2021- Media Group Team

JAKARTA, Acara pertemuan para pecinta anjing gembala Jerman (German Sherpherd/GSD) berlangsung seru, meriah dan sukses. Atraksi-atraksi menarik ditampilkan dengan berkolaborasi bersama personil K9 TNI yang diundang pada acara tersebut. “Memang kami sengaja mengundang mereka di sini untuk berlatih bersama,” ujar Ketua Umum Indonesia German Shepherd Club (IGSC) Banten, Kurniawan Tan di Kennel Von Phanuel, Cisarua, Bogor, Sabtu (24/4).

Eric Wiral, Kurniawan dan Pomdam Jaya Letkol CPM Sugiarto
Mereka yang tergabung dalam Tim K9 Yon Pomad, K9 Pomdam Jaya, Tim K9 Cakra Kopasus dan Tim K9 Denjaka Marinir mempertujukan atrakasi anjing-anjing terlatih milik kesatuan masing-masing. Diantaranya, melacak bahan peledak, obidience dan attack atau tekhnik menyerang dan menghalau. “Meski anjing mereka bukan dari ras GSD, kita berlatih bersama di sini untuk menambah ilmu tentang prilaku dan proteksi satwa-satwa tersebut,” tambah Kurniawan yang juga Ketua Umum German Shepherd Lovers Indonesia (GSLI). Sebagai tamu kehormatan, Wadan Pomdam Jaya, Letkot CPM Sugiarto hadir dalam acara yang digagas Kurniawan.

Para personil Tim K9 di satuan-satuan intitusi TNI yang hadir dalam acara itu sangat mengapresiasi acara pelatihan bersama ini. Mereka menyatakan, mendapat ilmu dan pelajaran berharga yang nantinya akan diterapkan di kesatuan K9 masing-masing. “Kami sangat antusias dengan acara di sini, makanya semua personil K9 kami bawa. Terima kasih, semoga ilmu yang diperoleh bisa bermanfaat bagi kita,” ujar Wadan Yon Pomad, Mayor CPM, Dadang S.

Pada kesempatan itu, GSLI menampilkan, Aris Aprila dari AK9 Dog Training. Dia memberi ilmu dan mengajarkan kepada para pelatih satwa dari personil TNI itu, bagaimana tekhnik-tehnik yang baik dan benar melatih anjing. Tidak hanya memberi arahan-arahan, dia juga mempraktekannya cara memberi intruksi-intruksi supaya anjingnya bisa menuruti kehendak handlernya. “Saya biasa memberi latihan kepada polisi dan militer agar hewan-hewan yang dimiliki mereka bisa bertugas dengan patuh dan baik,” ujar Aris.

Selain ditampilkan atraksi dan kebolehan anjing-tersebut, salah satu pemilik GSD, Sulaeman memamerkan kecedikan anjing gembalanya yang bernama rocky. Dengan gaya fristyle, anjing itu sangat patuh pada tuannya. Diperintahkan berlari dia lari. Duduk dan berdiri serta mengambil bola dilakukan anjing gembala itu sangat cerdik dan smart. “Sebenarnya cara melatihnya ganpang, kita harus mengetahui karakter anjing kita dengan baik, setelah itu baru kita melatihnya dengan penuh perasaan dan perhatian,” tuturnya seraya menambahkan hanya dua kata ‘seat’ and ‘down” saja, anjing sudah patuh duduk dan berdiri.

Pada acara yang digagas IGSC Banten ini, juga mendatangkan pakar GSD, Eric Wiral. Dia yang pernah memelihara lebih dari 100 GSD ini sangat paham betul tentang seluk beluk hewan pintar dan patuh pada pemilik atau pelatihnya itu. Eric hanya melihat GSD dari jauh, dia sudah bisa tahu anjing gembala tersebut bagus, kurang bagus dan tidak bagus. “Ini bagus sekali,” kata Eric saat melihat salah satu GSD di acara itu sambil memeriksa anatomi anjing herder tersebut.

Menurutnya, GSD yang bagus, mempunyai anatomi sempurna. Ini bisa dilihat dari cara berjalan dan berlari. Untuk itu harus dilatih dengan baik pula. Setiap pagi atau secara berkala, anjing harus diajak berjalan dan juga berlari agar anatominya terbentuk secara alamiah. “Ini bagus, tapi harus dilatih berlari agar postur anatominya lebih baik,” kata Eric kepada salah satu pemilik GSD yang hadir pada acara itu.

Dalam sambutannya, Kurniwan menyatakan, bahwa Kannel Von Phanuel yang berlokasi di Cisarua, Bogor itu terbuka 24 jam untuk satuan-satuan K9 TNI dan Polri. “Silahkan, bawa satwa-satwa itu ke sini dan kita berlatih bersama,” ujarnya.

Baca juga : Kartika Oman Bersilaturahmi Dengan Rekan rekan Wartawan Jakarta Sekaligus Sedekah Jum’at
Selain itu, Kurniawan menceritakan asal usul sampai dia hobi dan mencintai anjing herder itu. Sejak kecil dirinya senang melihat kepintaran dan kecerdikan GSD ini. Postur tubuhnya yang bagus dan indah membuat dia ingin memelihara GSD itu. Kurniawan inget jaman dulu filem Rin Tin Tin dan Lessy di televisi, anjing bagus yang selalu setia dan menolong tuannya jika terjadi kesulitan. Dari situlah dirinya ingin memiliki GSD dan juga kennelnya. “Mungkin juga Tuhan mengabulkan doa saya, hingga sekarang terwujudlah apa yang saya inginkan, meski belum maksimal, tetapi sudah cukuplah,” tuturnya.

(GMR/red)

By Geya