Siswa SMK Negeri 3 Lahewa Gelar Panen Perdana Sayur Kangkung

Gemantararaya.com (Nias Utara) SMK Negeri 3 Lahewa yang terdiri dari kepala sekolah, guru, staf tata usaha dan siswa kelas XI melaksanakan kegiatan memanen kangkung, Selasa (27/04/2021).

Kasek SMK Negeri 3 Lahewa Lina Marleni Harefa, M.Pd mengatakan “Puji Tuhan, hari ini SMK Negeri 3 Lahewa bisa melaksanakan panen perdana sayur kangkung yang merupakan hasil kerja peserta didik kami yang terhitung hanya 1,5 bulan sejak lahan dibuka.

Lanjutnya “SMK Negeri 3 Lahewa walaupun dalam keadaan covid-19 namun kegiatan pembelajaran baik teori dan praktek tetap berlangsung di sekolah tersebut, dikarenakan tidak efektifnya pembejaran yang sifatnya daring, disebabkan jaringan Telkomsel atau internet di desa Holi tempat sekolah tersebut tidak ada.

Sehingga teknisnya, para peserta didik mendapatkan jadwal bergantian untuk merawat tanaman kangkung ini sehingga menghasilkan, namun demikian rupanya kerja yang dilakukan tidak sia-sia, kangkung yang dipanen lumayan jangkung dan subur.

Ini berkat bimbingan dan arahan yang diberikan oleh guru-guru pertanian yang sangat mendukung keberhasilan pelaksanaan kegiatan penanaman kangkung sampai kangkung ini bisa dipanen, “katanya. 

Lebih lanjut, Kepsek Lina Marleni Harefa, M.Pd menyebutkan bahwa selain kangkung, ada tanaman lain yang juga ditanam siswa kelas X dan kelas XI, yakni jagung manis, bayam dan sawi.

Dalam keterkaitan tentang hal ini tambahnya, kegiatan pertanian yang berlangsung selain kegiatan praktek dan ekstrakurikuler bagi peserta didik, juga merupakan wujud aksi partisipatif terhadap program PAKET AMAN yaitu Program Sering Desa dan Daerah (PSDD), dimana Desa dan Daerah juga ikut mendukung progaram PSDD ini, yang dikembangkan dengan cara mengolah lahan baru yang lebih luas lagi, yang nantinya akan bekerjasama dengan pihak terkait Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Nias Utara melalui bimbingan penyuluh pertanian yang ada di desa Holi.

SMK Negeri 3 Lahewa memiliki lahan pekarangan yang luas, sebagian rencananya akan dibuka kolam guna pengembangan kegiatan ekstrakurikuler bergerak dibidang perikanan.

Belum ditabur benih ikan dikarenakan seringnya terjadi banjir di lahan sehingga membutuhkan tata kelola ulang untuk kolam dimaksud sedangkan di musim panas airnya berkurang.

Namun hal ini tidak membuat undur semangat kepala sekolah untuk menghimbau guru bidang perikanan dan peserta didik, agar terus berbenah, karena baik lahan pertanian maupun perikanan ini nantinya akan menjadi contoh bagi masyarakat sekitar.

Tentu hal ini semua bisa dilaksanakan, dikerjakan bahkan menghasilkan bilamana semua saling bekerjasama dan dikerjakan dengan sepenuh hati, karena Tuhan pasti memberikan buah dari kerja yang senantiasa dibarengi dengan doa.” katanya. 

Tak luput, Dia menegaskan bahwa hasil panen kangkung ini juga akan dijual kepada masyarakat atau dalam skala besar maka akan dipasarkan kepada penjaja sayur di pasar Lahewa, sedangkan hasilnya atau keuntungannya akan dijadikan tabungan peserta didik pelaksana kegiatan untuk kebutuhan mendesak ataupun hal-hal lain yang dianggap perlu sesuai dengan kebutuhan peserta didik di sekolah, sedangkan modalnya dikembalikan kepada kepala sekolah.

Dari hal tersebut, peserta didik diajak untuk mandiri, belajar dan langsung praktek serta disiapkan menjadi manusia berpikir aktif dan efektif bahkan menjadi produktif bilamana Ianya keluar dari SMK kelak.

Apalagi di masa pandemi ini, peserta didik dapat memaksimalkan potensi diri dan tidak harus memaksa orangtua untuk memenuhi kebutuhan pribadinya di sekolah.

Tujuan utama adalah supaya Siswa menjadi kebanggaan sekolah dan orangtua tidak merasa sia-sia karena menyekolahkan anaknya di SMK Negeri 3 Lahewa sebagaimana pandangan sebelumnya bahwa akan ada pengeluaran berlebih dikarenakan praktek dan pemenuhan kebutuhan lain terkait memenuhi kompetensi belajar di sekolah dibanding dengan sekolah di SMA.

 
Terpisah, salahsatu keluarga siswa sekolah mengaku senang dengan kegiatan yang digelar di lingkungan sekolah, pembelajaran yang selama ini dominan teori akhirnya berlangsung dibarengi dengan praktek langsung di lapangan.

Orangtua berharap lulusan SMK Negeri 3 Lahewa sudah bisa berkarya dan mandiri, tidak lagi repot mencari pekerjaan setelah tamat nantinya, “tutur orang tua. (Fzal)

By Geya