Penyambutan Bupati Nias Utara di Kampung Kelahirannya

Gemantararaya.com (Afulu) Acara Penyambutan dan sekaligus do’a syukuran atas pelantikan bupati dan wakil bupati Nias Utara oleh Gubernur Sumatera Utara pada 26/04/2021.

Kedatangan Amizaro Waruwu, S.Pd bupati Nias Utara di kampung kelahirannya di desa Lauru Fadoro kecamatan Afulu disambut dengan penuh rasa syukur oleh masyarakat kecamatan Afulu, Kamis (29/04/21).

Setelah resmi dilantik oleh Gubernur Sumatera Utara, berbagai acara syukuran yang sudah dilalui baik di Medan maupun di pemerintahan Nias Utara.

Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu ketika sampai di kampung halamannya disambut secara adat istiadat diawali dengan pengalungan bunga dan HoHo yang di prakarsai oleh tokoh masyarakat.

Selanjutnya acara penyambutan diawali dengan nyanyi dan do’a dan renungan oleh rohaniawan dan beberapa kata sambutan yang disampaikan oleh perwakilan baik dari tokoh adat, agama maupun tokoh pemerintah serta tim pemenangan.

Berikutnya, pemberian baju adat khas Nias Utara sebagai bentuk rasa syukur dan kehormatan yang disampaikan oleh masyarakat kecamatan Afulu.

Dalam menerapkan protokol kesehatan, maka panitia menyampaikan agar seluruh para hadirin tetap mencuci tangan dengan handsanitizer yang sudah disediakan oleh panitia dan tetap menjaga jarak sebagai upaya pencegahan penularan covid- 19, “harap panitia.

Beberapa kata sambutan dalam rangka penyambutan bupati Nias Utara dan sekaligus do’a syukuran menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan salah satu kebanggaan kita bersama khususnya di kecamatan Afulu dan pada umumnya di kabupaten Nias Utara.

Dimana salah satu putra terbaik di kecamatan Afulu terpilih sebagai pimpinan daerah (Bupati Nias Utara) tentu hal ini merupakan motivasi buat generasi supaya dapat mengejar ilmu pengetahuan dan pendidikan ke masa-masa yang akan datang, “ucap beberapa tokoh”

Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu menyampaikan melalui sambutannya yang didampingi oleh nyonya, bahwa acara ini secara pribadi saya merasa terharu dan bangga tetapi mengingat situasi covid-19 maka saya berharap kepada seluruh para hadirin dapat menjaga jarak dengan baik.

Dalam kesempatan itu, Amizaro Waruwu menyampaikan sekedar sejarah perjalanannya sebelum menjadi bupati Nias Utara.

Amizaro Waruwu putra kelahiran 1977 di desa Lauru Fadoro kecamatan Afulu dan beliau memiliki sejarah yang cukup menyedihkan semasa masih duduk di bangku sekolah SD, SMP, SMA bahkan sampai lulus kuliah.

Perjalanan singkat bahwa beliau semasih duduk di bangku SD orang tua laki-laki meninggal dunia (almarhum) tinggal orang tua perempuan bersama kedua adiknya.

Dalam mengejar cita-citanya, tentu harus bekerja keras demi keluarganya sehingga tidak pernah putus asa dan hasilnya dapat menjadi sejarah sampai saat ini.

Amizaro waruwu mengucapkan banyak terimakasih atas terpilihnya sebagai bupati Nias Utara dan beliau merasa bahwa tanpa dukungan dari masyarakat maka tidak akan saya duduk di depan ini, “ujarnya”

Tentu dalam hal ini mari kita tetap bergandengan tangan dan saling melengkapi dan memberikan saran dan pendapat yang bersifat membangun untuk Nias Utara, “harapnya”

Pada acara tersebut dihadiri oleh tokoh agama, adat dan tokoh pemerintah kecamatan Afulu, kades dan para tim pemenangan. (Tim)

By Geya