Komisi I DPRD Kabupaten Nias Tinjau Lokasi Pemblokiran Jalan Menuju Desa Hilimo’asio I Kecamatan Idanogawo

Media Cyber Gemantararaya.com

Nias – Pembangunan jalan yang telah diblokir oleh masyarakat yang punya lahan, jalan ini dibangun oleh pemerintah desa Hiliomasio I (satu) yang sumbernya dari dana desa Hiliomasio I (satu) kecamatan Idanogawo kabupaten Nias provinsi Sumatera Utara, Selasa (11/05/2021).

Pembangunan jalan yang telah diblokir adalah merupakan jalan akses jalan umum, dan jalan yang telah diblokir ini merupakan milik pemerintah kabupaten Nias, karena dinas pertanian kabupaten Nias telah membangun jalan, maka jalan yang diblokir itu adalah merupakan milik pemerintah karena sudah ada hibah antara yang punya lahan dengan dinas pertanian kabupaten Nias.

Tim komisi I DPRD kabupaten Nias, Ketua komisi I Yosafati Waruwu, sekretaris komisi I Dewia Zebua, Fangalulu Nduru, Elizaman Zai.

Turut hadir kepala dinas PMD Fanolo Laoli S.Sos, Kasat PP Nasokhi Gulo SE, Camat Idanogawo Cris Zai, kepala desa Sisobahili Ono Hura Fakhili Hura, dan beberapa anggota masyarakat setempat.

Ketua komisi I DPRD Kabupaten Nias Yosafati Waruwu, SH mengatakan bahwa kehadiran kami adalah melaksanakan kewajiban sebagai wakil rakyat, dan apa yang menjadi aspirasi dan keluhan masyarakat wajib kami menindaklanjuti dan respon apa yang menjadi kebutuhan masyarakat kita, “ucapnya.

Lanjut ketua komisi I DPRD kabupaten Nias menyampaikan bahwa tujuan kami datang dari tim komisi I adalah menindaklanjuti surat laporan masyarakat desa Hiliomasio I tentang pemblokiran jalan yang dibangun oleh pemerintah desa Hiliomasio I, kami datang memberikan solusi supaya tidak terjadi pro kontra diantara masyarakat dan kita lebih menghendaki ada solusi menuju hasil yang terbaik sehingga saling bermanfaat pada kepentingan masyarakat umum. Berdasarkan data yang kami peroleh bahwa jalan yang diblokir ini sudah ada kian pembangunan jalan dari dinas pertanian kabupaten Nias, tentu adanya dinas pertanian memperoleh surat hibah dari pemilik lahan, maka jalan yang telah diblokir ini tentu telah menjadi milik pemerintah kabupaten Nias, dan masalah semoga bisa diselesaikan dengan kekeluargaan, karena tidak semua sengketa seperti ini tidak harus muaranya ke RDP dari DPRD, atau keranah hukum alangkah jauh lebih baik ada kesamaan presepsi kepentingan bersama, ” ujarnya.

Camat Idanogawo Cris Zai mengatakan bahwa kejadian pemblokiran jalan yang kian dibangun oleh dinas pertanian termasuk lama dan sampai sekarang belum ada titik terang penyelesaian. Dan menurut saya sebagai pemerintahan kecamatan Idanogawo antara kedua belah pihak tidak ada komunikasi yang baik sehingga terbentur adanya penyelesaian. Dan kami sangat apresiasi kedatangan komisi I meninjau lokasi pemblokiran jalan ini, dan semoga ada jawaban sehingga berdampak lebih baik. Dan saya berharap agar kepala desa Hiliomasio I melakukan komunikasi yang baik kepada kepala desa Sisobahili Ono Hura dan juga kepada masyarakat yang telah memblokir jalan ini, “jelas camatnya.

Kepala Dinas PMD kabupaten Nias Fanolo Laoli, S.Sos membenarkan bahwa jalan yang dibangun kepala desa Hiliomasio I adalah telah ada jalan yang dibangun oleh dinas pertanian maka jalan ini sesungguhnya adalah milik pemerintah daerah kabupaten Nias. Maka masalah ini sesungguhnya hanya kurangnya komunikasi, untuk itu marilah kita buang rasa ego masing-masing karena itu hanya penghambat kemajuan kita ditingkat desa. Dan harapan kita supaya ada solusi antara kedua belah pihak, “harapnya.

Kapolsek Idanogawo Y. Lase mengatakan bahwa dengan adanya pemblokiran jalan ini tentu hal yang tidak kita inginkan bersama. Semua ada mekanismenya dan aturannya, untuk itu jangan saling mencari kelemahan masing-masing lebih baik duduk bersama, jangan buru-buru bersikap dan mengambil tindakan yang dampaknya merugikan dan berurusan dengan ranah hukum, karena negara ini adalah negara hukum untuk itu pemerintah mengambil langkah yang tepat dan negara tidak boleh kalah pada hal-hal yang memang bertentangan dengan hukum. Dan marilah kita membangun komunikasi yang baik untuk membangun desa kita.

Sekretaris komisi I DPRD kabupaten Nias Dewia Zebua mengatakan bahwa dengan adanya pemblokiran jalan ini berharap ada kesatuan pemahaman, jangan saling mempertahankan pendapat. Dan jangan ada unsur pengaruh kepentingan pribadi, marilah kita bersama-sama memberi jawaban penyelesaian. Kita berterimakasih terus berkesinambungan pembangunan di desa kita dan penuh harapan agar ada solusi dan terbangun komunikasi yang baik, “tuturnya.

Kepala desa Hilimo’asio I Tema’aro Hura mengatakan bahwa kami telah koordinasi kepada dinas pertanian kabupaten Nias sebelum kami melaksanakan pembangunan jalan yang telah diblokir itu dan kami telah mendapatkan persetujuan dari dinas pertanian kabupaten Nias untuk melanjutkan peningkatan jalan menuju desa Hilimo’asio I. Dan kami juga telah komunikasi kepada masyarakat penghibah lahan kepada dinas pertanian kabupaten Nias, dan demikian juga kepada kepala desa Sisobahili Ono Hura hanya saja berkesan tidak menyetujui. Dan sebenarnya jalan yang diblokir itu sudah milik pemerintah kabupaten Nias.

Dan harapan kita semua dengan kedatangan komisi I DPRD kabupaten Nias menjadi moment penting dan ada titik terang menuju kesepakatan bersama, ” harap kades. (ArG/red)

By Seru