Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Nias Laksanakan Reses Di Desa Sihare’ò III

Cyber Media Gemantararaya.com

N I A S – Reses pimpinan dan anggota DPRD kabupaten Nias masa persidangan II (kedua) tahun sidang 2020-2021 yang dilaksanakan di desa Sihare’ò III kecamatan Ma’u kabupaten Nias provinsi Sumatera Utara, (23/06/2021).

Pada acara reses ini turut hadir, Kasi PMD dari kantor camat Ma’u Sentosa Waruwu, S.IP., M.AP, dan staf kantor camat Ma’u, staf Dinas PMD kabupaten Nias.

Dalam sambutan singkat kepala desa Sihare’ò III Anianus Halawa sampaikan yang menjadi skala prioritas atau menjadi fokus yaitu infrastruktur jalan, gedung SMP Negeri 3 Ma’u yang ada di desa Sihare’ò III perlu ada bangunan baru dan tapak baru karena bangun SMP Negeri 3 sudah pada longsor sehingga tidak layak pakai bahkan bila dipaksa dipakai bangunan lama maka bisa mengancam keselamatan jiwa siswa/i dan juga para guru, “ucap kadesnya.

Sambutan Kasi PMD dari kantor camat Ma’u Sentosa Waruwu, S.IP., M.AP sampaikan bahwa yang seharusnya Camat datang pada kegiatan reses ini namun karena ada agenda penting, termasuk siaran langsung yang dilaksanakan di lokasi kecamatan dan tentang pelayanan kesehatan di pustu wilayah kecamatan Ma’u.

Sambung Sentosa Waruwu, S.IP., M.AP mengharapkan antusias masyarakat mendukung program pemerintah dibidang pembangunan, tentu tanpa ada dukungan masyarakat maka tidak berjalan sebagaimana yang kita harapkan, “harapnya.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD kabupaten Nias Dewia Zebua mengatakan bahwa kegiatan reses ini mendengar dan menampung aspirasi masyarakat, “ujarnya.

Lanjut Dewia Zebua sampaikan bahwa bahwa kami telah melayangkan surat mengundang Dinas Tarukim, Dinas PUPR, Dinas Kependudukan, dan Dinas Pertanian Ketahanan Pangan, Camat Ma’u, Dinas PMD kabupaten Nias, dan saya sesali OPD yang tidak datang pada kegiatan reses ini dan bagaimana OPD ini memahami pola pembangunan yang menjadi skala prioritas, dan ini menjadi catatan penting pada pembahasan di DPRD terkait OPD yang tidak melihat langsung bagaimana sasaran prioritas pembangunan, “kesalnya.

Terus Dewia Zebua tegaskan kepada pemerintah desa dan juga perangkat desa proaktif memperjuangkan kemajuan desa, dan bila perangkat desanya tidak bisa kerja dan tidak memiliki sumber daya yang tidak memadai silakan mengundurkan diri, dan usulkan pembangunan dengan membuat proposal ketika ada usulan dari desa maka kami berjuang mempertahankan pada pembahasan anggaran di DPRD, karena dasar pembangunan mulai dari usulan pemerintah desa, “tegasnya.

Dewia Zebua tambahkan bahwa dengan masuknya listrik di desa Sihare’ò III harapkan agar kerjasama yang baik, budaya kegotong royongan, jangan disia-siakan kesempatan ini karena waktu sangat terbatas melangsir tiang listrik ini hanya 1 bulan, untuk itu sangat mengharapkan kepada masyarakat desa Sihare’ò III antusias bergotong royong, karena orangtua dulu berkorban demi kemajuan sesuai dengan motto orangtua dulu, “Aoha noro niluli wahea ba aoha noro nilului waoso, alisi khòda tafadaya-daya hulu khòda tafawolo-wolo”. Bila kita mau maju jangan terlalu komentar yang tidak bermanfaat, “tutupnya.(ArG/red).

By Geya