Diduga Pembangunan Rumah Khusus Kabupaten Nias Utara Lahan Korupsi

Cyber Media Gemantararaya.com

NIAS UTARA – Menurut pantauan Lembaga DPD Gemantara Raya Kepulauan Nias pada hari Kamis sore di lokasi pembangunan Rumah Khusus yang berlokasi di Desa Sihene’asi kecamatan Lahewa kabupaten Nias Utara provinsi Sumatera Utara, Kamis (24/06/2021)

Sesuai dengan yang tertera pada papan informasi yang terpasang di lokasi kegiatan bahwa pembangunan tersebut bersumber dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, DIREKTORAT JENDERAL PERUMAHAN, Balai Pelaksanaan Penyediaan Perumahan Sumatera II, Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Sumatera Utara.

Paket pekerjaan konstruksi:
Pembangunan Rumah Khusus Kabupaten Nias Utara tanggal kontrak : 20 April 2021. Nilai kontrak: Rp. 2.886.149.000 (Dua Miliyar Delapan Ratus Delapan Puluh Enam Juta Seratus Empat Puluh Sembilan Ribu Rupiah)

Pelaksana: PT. BAROKAH UTAMA KARYA, Konsultan Supervisi: CV. CITRA MANDIRI Consultant, Jangka waktu pelaksanaan: 120 hari kalender.

Yang diduga tidak sesuai dengan kontruksi spek pembangunannya yakni: tidak memakai pondasi dasar bangunan, kemudian kusen pintu dan jendela adalah kayu sembarang.

Kemudian terlihat para pekerja tidak memakai APD (Alat Pelindung Diri) sesuai dengan pada papan informasi antara lain
penutup kepala (helm), masker, baju lengan panjang, sarung tangan, sepatu keselamatan, sesuai yang tertera pada papan proyek.

Ketika kru media mencoba konfirmasi kepada pihak konsultan atau pengawas inisial IZ melalui nomor WhatsApp yang diberikan oleh pihak mandor lapangan.

IZ menjawab ketika dipertanyakan apakah pembangunan itu tidak pakai pondasi dasar bangunan, IZ jelaskan maaf pak…saya memang kosultan atau pengawas pada pembangunan itu namun itu sudah sesuai.

Lalu dipertanyakan lagi kira-kira kayu apa yang dipakai pada kusen pintu dan jendela pak….tanya awak media….IZ lagi jawab …maaf pak kalau itu saya tidak tau yang penting sudah sesuai “sebut IZ”

Tambah IZ Maaf ya pak saya hanya mengawasi jalannya pekerjaan dilapangan dan memberikan laporan kepada atasan saya, diluar dari pada itu bukan hak saya dan juga kepentingan saya…Mohon di mengerti.

Sementara pada saat awak media mempertanyakan kepada mandornya di lapangan si marga Lase…saya tidak tau tentang masalah pondasi pak…dan kalau kayu kusen pintu dan jendela memang kayu sembarang dan bangunannya sebanyak 20 unit atau 20 pintu, “tutupnya.

Febeanus Zalukhu Ketua Lembaga DPD Gemantara Raya Kepulauan Nias meminta kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Direktorat Jenderal Perumahan supaya diawasi pembangunan rumah khusus yang berlokasi di Desa Sihene’asi kecamatan Lahewa kabupaten Nias Utara.

Menurut Febeanus ketika diambil tanggapan nya di lokasi pembangunan mengatakan bahwa jika hal ini dibiarkan maka rekanan bekerja sesuka-suka hatinya tidak memikirkan kualitas dan kuantitas pembangunan demi meraih keuntungan yang lebih besar.

Maka hal ini saya duga bahwa pada penggunaan anggaran sebesar itu akan menjadi lahan korupsi (Tim)

By Geya