Bangunan Rumah Susun Kabupaten Nias Utara Diduga Tidak Memiliki Surat Hibah & IMB

Gemantararaya.com, Nias Utara – Pembangunan Rumah Susun yang di kerjakan PT. Barokah Utama Karya dengan nilai kontrak sebesar Rp. 2.886.149.000 (dua miliar delapan ratus delapan puluh enam juta seratus empat puluh sembilan ribu rupiah) yang bersumber dari anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tahun anggaran 2021.

Pada pantauan awak media di lokasi pekerjaan pembangunan Rumah Susun yang berlokasi di Desa Siheneasi kecamatan Lahewa kabupaten Nias Utara menemukan beberapa kejanggalan pada proses tahapan pelaksanaan pembangunan dimaksud.

Terlihat pada persiapan pekerjaan belum ada pembuatan kantor sementara, bedeng buruh dan pemagaran lokasi pekerjaan serta gudang tempat penitipan sementara bahan-bahan bangunan (Gudang) belum ada sehingga material seperti daun pintu, kusen jendela dan kusen pintu terlihat berserakan di tempat lokasi pekerjaan, bahkan ironisnya diduga bahan material terbuat dari kayu sembarang.

Irvan Zega selaku konsultan pengawas saat di wawancarai oleh beberapa media terkait pekerjaan pembangunan rumah susun Ianya justru berdalil dan terkesan tertutup. Ia pak saya tidak tau hal itu, saya baru tiga hari ditugaskan disini sebagai pengawas, karena konsultan sebelumnya sudah pindah mengawas ketempat yang lain, pungkasnya mengelak.

Berdasarkan konfirmasi diberbagai narasumber pekerjaan rumah susun ini sedang bermasalah, yakni diduga tidak memiliki surat hibah, dan IMB (izin mendirikan bangunan yang dikeluarkan oleh Dinas Perizinan Kabupaten Nias Utara (Fzal)

By Geya