𝗕𝘂𝗽𝗮𝘁𝗶 𝗡𝗶𝗮𝘀 𝗕𝗮𝗿𝗮𝘁 Terus Melakukan 𝗠𝗼𝗻𝗶𝘁𝗼𝗿𝗶𝗻𝗴 𝗣𝗲𝗻𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗗𝗲𝘀𝗮 𝗕𝗲𝗿𝗺𝗮𝘀𝗮𝗹𝗮𝗵 𝗱𝗶 𝗞𝗲𝗰𝗮𝗺𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗠𝗮𝗻𝗱𝗿𝗲𝗵𝗲 𝗨𝘁𝗮𝗿𝗮.

Media Cyber Gemantararaya.com

NIAS BARAT – Serangkaian penanganan 24 desa bermasalah, pagi ini bupati Nias Barat bapak Khenoki Waruwu melakukan monitoring dan evaluasi penanganan desa bermasalah khususnya Kecamatan Mandrehe Utara yang dilangsungkan di Kantor Camat Mandrehe Utara, Rabu (14/7/2012).

“24 desa yang sudah masuk catatan PMD ini tidak semua karna sudah korupsi, ada juga karena masalah administrasi jadi kami datang disini untuk mengambil solusi bukan apa-apa” ungkap bupati pada arahan danbimbinganya.

Ditambahkannya, apabila bapak kepala desa sudah transparan kepada masyarakat tentang keuangan desa maka dapat dipastikan peluang terjadinya masalah akan semakin kecil. Mari membangun daerah ini dengan hati ayng tulus.

Pada kesempatan tersebut camat Mandrehe utara Fatiso Zai, S.Pd mengatakan kedatangan bupati di Kecamatan Mandrehe Utara merupakan bukti bahwa pimpinan baru ini betul-betul peduli terhadap masyarakat, Ia tidak mau masyarakatnya berlama-lama menghadapi persoalan.

Keputusan :
1). Kepala Desa Ononamolo I bersedia mengembalikan apabila ada temuan inspektorat.
2). Kasus kepala Desa Taraha sebelumnya (defenitif) dilimpahkan kepada penegak hukum, Inspektorat mengaudit ulang desa Taraha dan diberi petunjuk kepada camat untuk menyurati supaya kantor desa Taraha segera dikosongkan.
3). Kepala Desa Ononamolo II bersama bendahara bertanggungjawab untuk membayar beli bahan material (batu), HOK, silpa dan tunggakkan pajak batas 1 Agustus 2021 dan menyelesaikan pembangunan fisik yang belum selesai paling lama 1 September 2021.

Pertemuan diikuti oleh Pendeta Rela menanti Baeha, Camat Mandrehe Utara, Kepala Desa beserta BPD desa bersangkutan, Inspektorat dan Dinas PMD serta undangan lainnya.

M Gulo

By Seru