Sejumlah Awak Media Datangi DPRD dan Bupati Nias Utara Terkait PT. SAJ

Gemantararaya.com (Nias Utara) – Sejumlah media online di Nias Utara mendatangi DPRD dan Bupati Nias Utara terkait PT. SAJ (Sedar Abadi Jaya) Perkebunan Kelapa yang berada di Toyolawa desa Hiligawolo kecamatan Lahewa kabupaten Nias Utara, yang dikelolah oleh PT. Sedar Abadi Jaya akhirnya Pemerintah Nias Utara dan lembaga DPRD buka suara dihadapan sejumlah awak media.

Hal ini ketika beberapa awak media yang ada di wilayah kabupaten Nias Utara melakukan konfirmasi langsung baik kepada Bupati Nias Utara dan juga kepada lembaga DPRD Nias Utara bertempat di ruang kerja Ketua DPRD Nias Utara, Kamis, 29/07/2021

Sejumlah media menyampaikan kepada pimpinan DPRD Nias Utara Sukanto Waruwu SE dan kepada Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu, S.Pd meminta lembaga legislatif dan eksekutif menanggapi keluhan masyarakat dan terutama para karyawan PT. Sedar Abadi Jaya.

Untuk segera menindaklanjutinya keluhan masyarakat tentang ketidak patuhan PT. Sedar Abadi Jaya atas hak-hak para karyawan yang bekerja di perkebunan kelapa di Toyolawa baik di pemerintahan propinsi maupun di pemerintahan pusat, selain hak-hak karyawan lembaga DPRD dan pemerintah juga memperjuangkan agar ada kontribusi pengelolah perkebunan kepala kepada pemerintahan Kabupaten Nias Utara.

Sukanto Waruwu Ketua DPRD Nias Utara menjelaskan bahwa terkait HGU PT. Sedar Abadi Jaya sampai saat ini dokumen itu tidak ada di lembaga DPRD Nias Utara. Tentu dalam hal ini kami tidak bisa berkomentar lebih jauh namun demikian lembaga DPRD segera bertindak untuk mendapatkan HGU itu agar kita bisa bertindak sesuai dengan ketentuan yang berlaku, “Jelasnya”

Sehingga pernyataan dan sikap ketegasan Ketua DPRD tersebut langsung di amin kan oleh Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu, S.Pd.

Kemudian Amizaro Waruwu menegaskan Pemerintah Nias Utara akan segera menindaklanjuti apa yang menjadi hak-hak Pemerintah Nias Utara atas perkebunan kelapa di Toyolawa, kita akan jadwalkan setelah masa PPKM, “Ungkap Bupati Nias Utara”

Lanjutnya Amizaro kami akan kerja sama dengan lembaga DPRD dan pemerintah akan koordinasi di pemerintah propinsi dan pusat agar perkebunan kelapa di Toyolawa dapat memberi kontribusi kepada pemerintah Nias Utara sebagai PAD, “Harapnya”

Dalam kesempatan itu Ketua DPRD dan Bupati Nias Utara mengharapkan dukungan para awak media untuk terus memberitakan dan menyuarakan hak-hak masyarakat Nias Utara yang bekerja di PT. Sedar Abadi Jaya Perkebunan Toyolawa.

Kami sangat mengharapkan informasi lebih lanjut karena berdasarkan pemberitaan sejumlah media beberapa bulan terakhir ini bahwa para pekerja di sana tidak memiliki Jamsostek, BPJS dan fasilitas lainnya sehingga terkesan para pekerja di sana dijadikan sebagai budak PT. Sedar Abadi Jaya.

Oleh karena itu atas nama pemerintah dan lembaga DPRD mengajak seluruh lapisan masyarakat Nias Utara serta para tokoh terkhusus bagi para jurnalis mari bergandengan tangan untuk berjuang agar perkebunan kepala di Toyolawa itu bisa di kelola oleh pemerintah Nias Utara di masa yang akan datang dan bisa menambahkan PAD bagi pemerintah serta membuka lowongan kerja bagi masyarakat Nias Utara, “Tegas Bupati dan Ketua DPRD. (Fzal) .

By Geya