Lapas Kelas IIB Gunungsitoli Mengadakan Bakti Sosial “KUMHAM PEDULI, KUMHAM BERBAGI”, Bagi Sembako Kepada Masyarakat Dampak Covid-19

Media Cyber Gemantararaya.com

GUNUNGSITOLI – Lembaga pemasyarakatan kelas II.B Gunungsitoli mengadakan Bakti Sosial “KUMHAM PEDULI, KUMHAM BERBAGI”, bagi sembako kepada masyarakat akibat dampak covid-19, Kamis, (29/07/2021).

Dalam keterangan persnya Kepala Lapas Kelas IIB Gunungsitoli Soetopo Berutu menjelaskan bahwa sebagaimana diamanatkan dalam keputusan Menteri Hukum dan HAM RI No. SEK.UM.06.02 Tahun 2021 tanggal 21 Juli 2021 tentang pembentukan tim kegiatan sosial “KUMHAM PEDULI, KUMHAM BERBAGI” Kementerian Hukum dan HAM dalam rangka membantu masyarakat yang terdampak Corona Virus Disease (Covid-19), dan surat edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM R.I, Nomor: SEK.14.OT.02.02 Tahun 2021 tentang perpanjangan pemberlakuan kegiatan masyarakat (PPKM) di Lingkungan Kementerian Hukum dan HAM Jawa-Bali dan 15 Kabupaten/Kota diluar Jawa-Bali, dimana pelaksanaannya di perintahkan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara Kementerian Hukum dan HAM, baik tingkat pusat, tingkat wilayah dan satuan kerja (Lapas, Rutan, Bapas, Rupbasan, Imigrasi dan Rudenim) agar turut berpartisipasi dalam memberikan bantuan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian kita terhadap sesama bangsa berupa sembako terlebih bagi mereka yang terdampak dari pandemi Corona Virus Disease 19 (Covid-19).

Menindaklanjuti instruksi di atas Kepala Lembaga Pemasyarakatan Gunungsitoli Soetopo Barutu menerangkan bahwa telah membentuk tim pelaksana bakti sosial “KUMHAM PEDULI, KUMHAM BERBAGI” dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Gunungsitoli dengan surat keputusan Nomor W.2.E19-UM.01.01-1218 tanggal 26 Juli 2021, dalam hal ini yang di ketuai oleh Kasubbag Tata Usaha Borozatulo Gea dan tim penyerahan paket bantuan sosial tersebut, “terangnya.

Penyerahan bakti sosial “KUMHAM PEDULI, KUMHAM BERBAGI” ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia termasuk Lembaga Pemasyarakatan Gunungsitoli, diawali dengan pembukaan secara virtual oleh Bapak Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia Prof. Yasonna H. Laoli, yang turut hadir Wakil Menteri Hukum dan HAM Prof. Eduard Omar Sharif Hiariej, Sekretaris Jenderal, Inspektur Jenderal, Staf ahli, dan Pimpinan Tinggi Madya dan seluruh Kepala Kantor Wilayah dari 33 Provinsi dan serta satuan kerja 800 unit, secara serentak menyerahkan paket sembako kepada masyarakat kurang mampu dampak dari pandemi Corona Virus Disease 19 (Covid-19) termasuk dalam hal ini Aparatur Sipil Negara Kementerian Hukum dan HAM. Paket sembako berisikan beras, gula, susu, minyak goreng, sarden dan mie instan, “ucapnya.

Demikian juga halnya paket dari Lapas Gunungsitoli berhasil dihimpun ke dalam 27 paket sembako yang nantinya akan diserahkan kepada masyarakat, sebelumnya dimintakan untuk menyerahkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan dokumentasi foto sebagai bukti kami telah menyerahkannya, sasarannya kepada masyarakat kurang mampu serta dampak pandemi Corona Virus Disease 19 (Covid-19) di lingkungan Lapas Gunungsitoli atau Kota Gunungsitoli.

Adapun sumber dana dari kegiatan bakti sosial ini berasal dari sumbangan sukarela dari seluruh Aparatur Sipil Negara Lembaga Pemasyarakatan Gunungsitoli.

Selanjutnya Kepala Lembaga Pemasyarakatan Gunungsitoli menyampaikan kepada Bapak/Ibu warga masyarakat yang kebetulan menerima paket sembako, menyampaikan mohon maaf bila paket sembako ini tidak seberapa ini, jangan dilihat dari besarannya mohon diterima sebagai bentuk kebersamaan kita sesama Ono Niha dan warga bangsa Indonesia untuk saling peduli dan berbagi, demikian juga kepada jajaran kami Aparatur Sipil Negara Lembaga Pemasyarakatan Gunungsitoli, kami mengucapkan terimakasih atas partisipasi kepedulian berkenan berbagi dalam bakti sosial “KUMHAM PEDULI, KUMHAM BERBAGI” pada hari ini, semoga perhatian dari rekan-rekan semua mendapat balasan berlipat ganda dari Tuhan Yang Maha Kuasa, dan semoga kita semua diberikan Tuhan selalu kesehatan dan dijauhkan dari pandemi dan jangan lupa pesan Bapak Menteri Hukum dan HAM tetap disiplin menggunakan protokol kesehatan 5M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas), semoga Tuhan selalu memberkati kita, Amin, “Tutup Kalapas

(Tim*)

By Seru