Tanggal 31 Juli 2021 telah berlangsung Konsolidasi Nasional oleh Aliansi BEM Nusantara melalui via Zoom Meeting. Konsolnas juga di hadiri oleh 58 Presiden Mahasiswa yang ada di Indonesia.

Konsolnas yang di pimpin langsung oleh M.ALIF FADILLAH selaku Koordinator Daerah BEMNUS Wilayah Riau. Konsolnas ini membahasa issue Energi dan Migas yg ada di daerah Riau. Terutama proses transisi Blok Rokan dari PT. Chevron Pasific Indonesia (PT. CPI) ke PT. Pertamina Hulu Rokan (PT. PHR) yang di nilai sangat merugikan masyarakat dan negara.

Koordinator Pusat BEM Nusantara Eko Pratama Menyampaikan pihaknya telah berkomunikasi dengan salah satu petinggi PT. PLN untuk menanyakan kenapa PT. PLN Membeli Saham PT. MCTN di Jawab oleh Petinggi PLN Tersebut bahwasanya PLN Memiliki Kajian Hukum dan Kajian Resiko Sendiri, dan Ketika data itu di Minta Oleh BEM Nusantara, Pihak PLN Mengatakan Bahwa itu Data Internal Mereka, Jelas di sini di duga Kuat, Pihak PLN Enggan Menjawab Pertanyaan Mahasiswa. Simpel Kami Hanya butuh Penjelasan, Pungkas Eko

“Konsolnas ini dilaksanakan karna tidak ada nya tanggapan serius dari pihak pimpinan PT. CPI, SKK MIGAS dan semua pihak yang terlibat,dan bahkan terkesan meremehkan gerakan mahasiswa saat ini” Sambung Alif

Alif juga menyampaikan ada beberapa aksi yang dilakukan BEMNUS untuk menyikapi permasalahan ini. “Sebelumnyanya kita sudah mengirimkan surat terbuka untuk pimpinan PT. CPI dan tidak di tanggapi. Lalu Seruan Chat Serentak yang di Tujukan kepada pimpinan PT. CPI juga tidak di tanggapi”

“Kita akan terus melakukan Aksi Seruan Chat Serentak ke semua pihak yg terlibat. Dan di tanggal 8 Agustus 2021 kita akan mengadakan aksi Demonstrasi di depan kantor SKK Migas dan PT. CPI yang ada di Riau maupun di Jakarta” Tutup Alif