Dinas PMD Nisut, Klarifikasi Laporan Masyarakat Desa Fadorohilihambawa

Gemantararaya.com, Nias Utara-Berdasarkan laporan beberapa masyarakat Desa Fadorohilihambawa, Kecamatan Lahewa kepada Bupati Nias Utara Cq. Kepala Dinas PMD Kabupaten Nias Utara 02/08/2021.

Perihal : Pengaduan Penyelewengan Dana Desa/DD T.A. 2020/2021 Desa Fadorohilihambawa Kecamatan Lahewa Kabupaten Nias Utara.

Dalam surat laporan masyarakat tersebut disampaikan Kepada Kepala Dinas PMD Kabupaten Nias Utara, bahwa Kepala Desa Fadorohilihambawa, an. ARTINUS ZAI diduga tidak Transparan dalam melaksanakan kegiatan Pengadaan tempat cuci tangan dan cairan disinfektan (COVID-19) yang bersumber dari DD TA 2021 dan pengelolaan Dana BUMDES yg bersumber dari DD T.A. 2020/2021.

Barang yang diserahkan kepada masyarakat Desa Fadorohilihambawa tidak sesuai dengan anggaran, antara lain :

  1. Ember Besar Pakai Tutup sebanyak 160 buah, dengan harga di pasaran Rp 60.000 ribu, tetapi dalam APBDes penganggaran harga 1 buah Ember Rp.100.000 ribu. Sehingga diduga mendapat keutungan sebesar Rp 6.400.000
  1. Hand Sanitizer, 60 ml 2 botol x 160 kepala keluarga dengan jumlah 320 botol harga di pasaran 1 botol Rp 20.000. sedangkan dalam penganggaran Hand Sanitizer 500 ml dengan harga 1 botol Rp 125.000. Atas pembelajaan barang tersebut Kepala Desa F√°dorohilihambawa an. ARTINUS ZAI mendapat keuntungan Rp 13.600.000.
  2. Dana BUMDES yang bersumber dari DD TA. 2020 yang sudah di setor tanggal 28 April 2021 oleh bendahara keuangan Desa dalam rekening BUMDES Rp.50 juta lebih tidak jelas penggunaannya hingga saat ini.

Munculnya masalah ini, pada saat pengurus BUMDES melaksanakan Rapat 30 Juli 2021 yang dihadiri oleh masyarakat. Awalnya Bendahara BUMDES an. SEPTIANUS ZAI, menyatakan bahwa tidak pernah menerima Dana BUMDES begitu juga direktur BUMDES an. ARIFIN ZAI, menyatakan bahwa tidak tau masalah keuangan BUMDES, dalam hal ini Kepala Desa yang bertanggung jawab.

Pada kesempatan rapat itu, masyarakat/peserta rapat mempertanyakan soal penggunaan dana yang telah disetor oleh bendahara desa ke Rekening BUMDES tanggal 28 april 2021.

Akhirnya, direktur BUMDES an. ARIFIN ZAI mengaku bahwa ada di tangannya kurang lebih Rp.13.000.000. Kemudian bendahara BUMDES an. SEPTIANUS ZAI menyatakan bahwa Rp.19.000.00. ada di rekening BUMDES.

Berdasarkan laporan ini, pihak Dinas PMD kabupaten Nias Utara yang di pandu oleh Kasi PAKD an. Noferis Zendrato ST yang di dampingi oleh T. Waruwu melalakukan klarifikasi di Balai pelatihan Desa Fadoro Hilihambawa Selasa,09/08/2021.

Dalam rangka fasilitasi pegaduan masyarakat desa Fadorohilihambawa yang dihadiri oleh, Kepala Desa, Perangkat Desa Pimpinan dan Anggota BPD dan masyarakat/pelapor.

Pada pertemuan fasilitasi ini, Noferis Zendrato menyampaikan bahwa kami disini hanya sebatas meklarifikasi dan mengambil data data sesuai laporan masyarakat, dan semua hasilnya nanti akan kita catat sebagai bahan Laporan kami kepada pimpinan yang telah menugaskan kami “jelas nya”.

Setelah dilakukan pembahasan dan diskusi terhadap materi diatas, maka telah disepakati beberapa kesimpulan rapat sebagai berikut. Kegiatan covid TA. 2021 ada beberapa uraian belanja antara lain :

Handsanitizer 356 buah 60 ml Tong/ember 178 buah telah dibelanjakan Rp.100.000 per unit termasuk didalamnya harga pajak. Barang dimaksud telah didistribusikan kepada masyarakat. Dudukan tong/ember (kursi) 178 buah Dan semua barang diatas telah di distribusikan oleh Pemerintah Desa dan telah diterima oleh warga.

Jumlah diatas tidak sesuai dengan anggaran dalam APBDes TA 2021 (yang tercantum handsanitizer 500 ml, dan ember, kursi/dudukan tidak tercantum) dan Pemerintah Desa akan menyesuaikannya pada saat Perubahan APBDes TA 2021.

Dana Penyertaan Modal BUMDes TA 2020 Rp. 55.400.000 telah ditransfer ke rekening Bumdes pada tanggal 10 November 2020 dan 28 Desember 2020 oleh Pemerintahan Desa dan telah direalisasikan oleh pengurus BUMDes, Daftar realisasi belanja turut terlampir.

Dana Penyertaan Modal BUMDes TA 2021 telah ditransfer ke rekening BUMDes pada tanggal 28 April sebesar Rp. 50.000.000. Telah direalisasikan sebesar Rp. 32. 800.000 (daftar realisasi belanja turut terlampir). yang belum terealisasi sebesar RP. 17.200.000,- (tujuh belas juta dua ratus ribu rupiah) dan masih ada ditangan bendahara BUMDes dan akan disetor/dikembalikan ke Rekening BUMDes pada tanggal 12 Agustus 2021. Ketika akan melanjutkan kegiatan akan ditarik kembali.

Penjelasan realisasi belanja Bumdes yang disampaikan oleh Pengurus BUMDES, masih tidak sesuai menurut warga/pelapor untuk itu supaya dilakukan audit lebih lanjut “harap masyarakat” (Tim)

By Geya