Gemantararaya.com, Gunung Putri(Kabupaten Bogor), Fasos Fasum yang berada di Desa Tlajung Udik dijaga ketat oleh gabungan Ormas dan OKP Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor terkait rencana pembangunan GOR Mini, Puskesmas , Sekolah SMPN, Mesjid, Kantor UMKM dan Kantor Desa Tlajung Udik.

Pembangunan sarana dan prasarana kepentingan publik ini akan dilaksanakan dengan menggunakan pagu anggaran Tahun 2021 yang menelan biaya miliaran rupiah.

Isak, yang merupakan Ketua Sub Rayon Angkatan Muda Siliwangi(AMS) Desa Tlajung Udik kepada Gemantararaya.com,Jumat(27/08/2021), mengatakan gabungan Ormas dan OKP yang terdiri dari AMS, PP, BPPKB  dan Gibas meminta agar semua pihak bisa saling kerjasama.

” Kita berharap Pemerintah Kabupaten Bogor tidak melihat sebelah mata keberadaan lintas Ormas yang ada di Kecamatan Gunung Putri dan berharap supaya Para Pengusaha bisa bekerja sama” ucapnya.

Sementara Ketua Rayon AMS Kecamatan Gunung Putri, Yadi sangat menyayangkan sikap Pemerintah Kabupaten Bogor yang tutup mata dengan adanya penggalian tanah di lokasi pembangunan proyek tersebut.

” Kita sangat prihatin dan sangat menyayangkan Pemkab Bogor yang terkesan tutup mata dengan adanya galian tanah dilokasi proyek tersebut, terkesan Pemerintah Kabupaten Bogor tidak memperhatikan akan dampak lingkungan dari galian tersebut yang sewaktu-waktu bisa menimbulkan banjir” ungkap Yadi.

Foto: Gabungan Ormas OKP Kecamatan Gunung Putri, jaga ketat Fasos Fasum di Desa Tlajung udik

Yadi juga mengatakan, dulu waktu dilakukan penggalian oleh pelaksana sudah sempat berjanji untuk warga sekitar agar di bangun turap dan saluran air namun kenyataan di lapangan tidak ada pelaksanaanya.

Salah satu warga setempat bernama Diana berharap supaya Pemerintah memperhatikan dampak lingkungan yang terjadi dari pelaksanaan pembangunan proyek tersebut. (Edi/MS).

By Admin