Media Cyber Gemantararaya.com

NIAS BARAT – Berdasarkan Undang-Undang PBB Nomor 12 Tahun 1985 tentang Pajak Bumi dan Bangunan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1994 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1985 tentang Pajak Bumi dan Bangunan.

Diduga oknum perangkat Desa Lolowau Kecamatan Lahomi tidak menyetorkan uang pajak masyarakat yang telah diterimanya, berdasarkan bukti dan dibenarkan oleh Plt Kepala Desa saat dikonfirmasi.

Berdasarkan laporan masyarakat bahwa mereka sudah membayar PBB dan disertai dengan bukti faktur pajak. Anehnya dengan bukti pajak yang diterima masyarakat, tanda Lunas ditulis tangan oleh oknum perangkat desa tersebut.

Saat dikonfirmasi oleh Media kepada Plt. Kades, dan dia membenarkan hal tersebut.

“Hal itu sudah saya dengar dari masyarakat dan akan saya sampaikan kepada yang bersangkutan untuk segera di setor, karena ini sudah perintah pak bupati agar pajak dari 2015 sampai sekarang wajib dilunasi” Jelas Kades.

Lanjutnya, “Kejadian itu benar, memang sudah lama terjadi bukan hanya sekarang. Masyarakat membayar pajak dan pihak penagih tidak langsung menyetorkan”.

“Saya juga baru sebagai plt Kades dan akan saya sampaikan ke mereka dan jika tidak ada respon baik dari mereka, sebaiknya ini dilaporkan saja. Supaya hal ini kedepan tidak terjadi”.

Menurut Oknum penagih yang juga sebagai aparat desa tersebut, dia mengaku bahwa dia telah mengambil uang tersebut dan belum di setorkan ke bank sumut.
“Benar, saya telah menerima uang pajak tersebut, dan belum saya setor, karena sebelumnya mereka menyerahkan kepada saya tidak sekaligus jadi uang itu tidak mungkin satu persatu saya setor ke bank sumut” jelasnya

Lanjutnya, ” saya akan bertanggungjawab, saya punya catatan yang telah menyerahkan kepada saya”.

Tokoh Masyarakat yang tidak ingin disebut namanya megatakan bahwa ” Masyarakat sudah lagi tidak percaya kepada pemerintahan desa karena masalah seperti ini. Uang pajak kami untuk Negara saja diambil apalagi hak kami sebagai masyarakat.”

“Kami berharap yang bersangkutan bertanggungjawab.
Dan pemerintah Kabupaten Nias barat memperhatikan hal ini supaya masyarakat tidak dirugikan, dan agar terwujudnya motto pemerintah Bersih, Unggul dan Maju” harapnya.

MGulo

By Geya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *