Gemantararaya.com | Nias Utara – Oknum istri salah satu Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Desa Afulu kecamatan Afulu kabupaten Nias Utara provinsi Sumatera Utara terima Bantuan Sosial Tunai (BST) atau Bantuan Program Sembako dari Kementerian Sosial dan juga terdapat istri perangkat desa.

Oknum PNS tersebut Guru di salah satu SDN di kecamatan Afulu dengan jabatan Kepala Sekolah. Beberapa tahun oknum tersebut telah menerima bantuan BST dan sudah pernah di beritakan pada tahun 2019 namun dinas sosial kabupaten Nias Utara di duga tidak ada tindakan kepada yang bersangkutan.

Penerimaan BST (Bantuan Sosial Tunai) tahun anggaran 2022 atau Bantuan Program Sembako ada terdapat beberapa nama pada daftar penerima bantuan sosial Tunai melalui Kantor Pos Indonesia.

Sesuai dengan pantauan media ini pada saat pembagian BST tersebut di kantor Camat Afulu ternyata ada istri oknum PNS dan juga istri perangkat Desa hal ini khususnya di desa Afulu kabupaten Nias Utara, Jumat,26/02/2022.

Dalam daftar nominatif penerimaan bantuan Sosial Tunai (BST) Bantuan Program Sembako 2022 terdapat di nomor urutan 13 an. Darniati Zega yang merupakan istri dari PNS an. Sekhizatulo Harefa yang berstatus (Guru) di wilayah kecamatan Afulu.

Dan begitu juga pada nomor urutan 62 an. Yasinia Harefa istri dari perangkat desa Afulu an. Odaligo Zega
dan juga nomor urutan 21 an. Iriani Gea istri dari perangkat desa Afulu.

Salah seorang sumber informasi yang tidak bersedia di tulis namanya kpada pemberitaan ini, menyampaikan kepada media bahwa ada aturan tentang penerimaan bantuan sosial Tunai dari kementerian sosial bahwa PNS, TNI dan Polri beserta keluarganya yang masih satu kartu keluarga tidak berhak menerima BST.

Menurut penuturan sumber menjelaskan di setiap kesempatan dalam penyaluran BST bahwa PNS dan istrinya dan atau perangkat desa tidak berhak menerima BST atau BLT Dana Desa dan jenis bantuan lainnya yang berasal dari Pemerintah.

Hal tersebut di atas, kru media mencoba konfirmasi kepada Dinas Sosial Kabupaten Nias Utara, langsung kepada Kepala Dinas Sosial Arosokhi Harefa melalui nomor WhatsApp di baca tapi tidak di jawab dan di coba di hubungi melalui nomor selulernya 0823 6951xxxx jawaban singkat maaf pak saya sedang berada di luar…. nanti akan saya lihat di WhatsApp apa yang bapak kirimkan….”jawab kadis”

Begitu juga saat di konfirmasi kepada pihak pendamping di tingkat kecamatan dan desa mengatakan istri PNS tidak berhak menerima BST dan jika sudah menerima harus mengembalikan bantuan tersebut karena BST hanya diperuntukan untuk keluarga kurang mampu.

Lanjutnya”Sebenarnya dalam surat edaran kementerian sosial melalui dinas sosial tahun 2020 telah di sampaikan kepada kepala wilayah kabupaten Nias Utara, untuk melakukan pendataan dan verifikasi nama-nama penerima bantuan sosial, dalam catatan jika terdapat nama kepala keluarga sebagai PNS, TNI dan Polri atau nama istrinya setiap satu kartu keluarga supaya ditiadakan jangan di data lagi.

Hingga berita ini di tayangkan, wartawan sudah melakukan beberapa kali konfirmasi melalui saluran telepon seluler 0852 9610xxxx kepada oknum PNS tersebut dan selalu tidak bisa tersambung.(Fzal)

By Seru