Gemantararaya.com.

Padang–Dugaan Kasus Pelecehan yang disangkakan terhadap SL Warga Kelurahan Berok Nipah Kecamatan Padang Selatan. Pada bulan Oktober 2021, saat ini sampai pada tahapan Sidang Pembacaan Nota Pembelaan Terdakwa SL.

Advokasi dari Lembaga Gemantara Raya Adv.Paustinus Gulo SH dan Adv. Fiktorius Ndruru SH. Sebagai Kuasa Hukum terdakwa menghadiri Pembacaan Nota terdakwa SL, di Pengadilan Negeri Padang Rabu 02/03/2022.

Ketua Tim Kuasa Hukum Adv Paustinus Gulo SH sebagai Kuasa Hukum terdakwa SL, memberikan  keterangan pada Awak media tentang isi Nota Pembelaan dipersidangan antara lain  “Kami Kuasa Hukum terdakwa memohon kepada Ketua Majelis Hakim yang mulia yg memeriksa Perkara Nomor: 7/Pid Sus/2022/PN Padang, An. SL sebagai Takdawa atas Tuntutan Jaksa, agar menjadi bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan dan memohon kepada Majelis Hakim yg mulia agar memutuskan untuk membebaskan terdakwa SL dari Dakwaan Primair, Subsider atau setidak tidaknya memohon kepada Ketua Pengadilan Negeri Padang Cq, supaya Majelis Hakim memeriksa dan memutus Perkara, untuk melepaskan sebagai terdakwa dari segala tuntutan Hukum” ungkap Adv Paustinus Gulo SH.

Ditambahkan Adv. Paustinus Gulo SH “Memohon Ketua Hakim untuk memulihkan hak hak terdakwa SL dalam kemampuan, kedudukan,harkat dan martabatnya. Kami sebagai Kuasa Hukum memohon putusan yg seadil adilnya bagi Terdakwa sesuai dgn ketentuan hukum yg berlaku”

Kuasa Hukum Adv. Fiktorius Ndruru.SH menambahkan Sebagai Terdakwa  atas Tuntutan Jaksa, dimana tidak penuh bersalah. Kami Penasehat Hukum Terdakwa SL berpendapat bahwa antara bukti dan keterangan Saksi yang di hadirkan Jaksa Penuntut Umum sangat tidak sesuai berdasarkan fakta di Persidangan.

“Kami Kuasa Hukum terdakwa SL, memohon Kepada Majelis Hakim Perkara ini Supaya saudara SL di bebaskan dari segala Tuntutan Hukum dari Jaksa. Sehingga SL dapat kembali bersama Keluarganya.”ungkap Lowyer muda Fiktorius Nduru.

Pada saat persidangan Pembacaan Nota Pembelaan SL, SL mengikuti persidangan secara Virtual di Rutan Anak Air Koto Tangah Padang.

Pada Sidang Tuntutan Jaksa sebelumnya, terdakwa SL dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum selama 12 Tahun Penjara karena melanggar Undang-Undang No 35 tahun 2014, Pasal 76 E. Perubahan atas Undang-Undang No 23 tahun 2002. Tentang Perlindungan Anak

Ditempat terpisah Ketua Lembaga Gemantara Raya Sumatera Barat, Bpk Piterson Harefa menanggapi Kasus terdakwa SL kepada Awak Media menyampaikan dukungan yang dilakukan oleh Tim Bankum Lembaga Gemantara Raya Sumbar yang sampai pada Sidang Nota Pembelaan Terdakwa. “Harapan Kami supaya Hakim yang menangani Kasus ini dapat memberikan Putusan yang seadil-adilnya bagi Sdr SL.”

Ditambahkan Piter yang juga Pimpinan Redaksi Media Gemantararaya.com Wilayah Sumbar “Bahwa Sdr SL sewaktu pertama kali ditahan oleh Polresta Padang atas dugaan Pelecehan yang dilaporkan oleh Fi anak tiri dari SL. Pihak Keluarga meminta Bantuan Hukum ke Lembaga Tri Power (LSM, Media & LBH) Gemantara Raya Sumbar, bahwa ada kejanggalan atas laporan Fi, yang mana dari pengakuan SL tidak ada perbuatan Pelecehan terhadap Korban.
Hingga Tim Bankum Lembaga melakukan pendampingan dan Advokasi pada SL dan sampai pembuatan BAP di Polresta Padang dan Persidangan Sdr SL masih tetap tidak mengakui perbuatannya tersebut. Atas Pengakuan tersebutlah kami dari Lembaga Gemantara Raya melalui Tim Advokasi mendampingi SL dalam hal memberikan bantuan hukum agar kasus ini bisa terbuka dan mendapatkan keadilan yang seadil adilnya, sehingga saudara Terdakwa SL dapat terlepas dari segala tuntutan hukum nantinya”tutup Piter (Ucok Regar/Dzal)