Gemantararaya.com, Klapanunggal(Kabupaten Bogor), Pemerintahan Desa Lulut, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor salurkan Bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng Plus BPNT sembako kepada Warga Masyarakat Desa setempat, Minggu(17/04/2022) bertempat di Aula Kantor Desa.

Penyaluran BLT minyak goreng ini bersamaan dengan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) alias bantuan Sembako, sehingga setiap KPM akan mendapatkan uang tunai sebesar Rp 500 ribu dalam sekali tahap pencairan atau penyaluran, artinya ambil dua bantuan sekaligus, BLT minyak goreng dan sembako, jadi dapat Rp 500 ribu per Keluarga Penerima Manfaat(KPM).

Kepala Desa Lulut, Udin kepada gemantararaya.com disela pembagian BLT Minyak Goreng dan sembako mengatakan, jumlah penerima sebanyak 839 KPM, bentuk nya uang tunai sebesar 500 ribu.

” Bantuan Langsung Tunai(BLT) Minyak Goreng disalurkan kepada 839 KPM, langsung diberikan kepada penerima manfaat dengan bentuk uang tunai sebesar 500 ribu rupiah” terang nya.

Saat ditanya apakah bisa diwakilkan Keluarga Penerima Manfaat jika nama penerima berhalangan hadir atau sakit, Kepala Desa Lulut, Udin mengatakan bisa.

” Bisa diwakilkan dari pihak keluarga penerima yang namanya terdaftar, asalkan satu KK dengan Penerima, Bisa anak atau istri” ungkap nya.

” Dengan adanya Bantuan Langsung Tunai Minyak Goreng dan Sembako ini, yaitu Penerima BLT minyak Goreng sekaligus dengan BPNT dan penerima PKH, Alhamdulillah ini sangat membantu warga apalagi situasi menjelang Idul Fitri” pungkasnya.

Sebagai informasi tambahan, BLT Minyak Goreng merupakan kebijakan Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan daya beli masyarakat pra-sejahtera di tengah kenaikan harga selama Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Cara Cek Penerima BLT Minyak Goreng dan Bantuan Sembako. Untuk mengetahui apakah Anda termasuk satu di antara penerima BLT Minyak Goreng dan Bantuan Sembako, caranya sangat mudah yaitu Masyarakat dapat mengecek bantuan tersebut melalui situs cekbansos.kemensos.go.id.

Berikut cara cek apakah seseorang termasuk dalam penerima BPNT dan PKH serta BLT minyak goreng:

  • Buka laman cekbansos.kemensos.go.id atau klik link ini;
  • Kemudian, masukkan Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan;
  • Lalu, masukkan nama lengkap sesuai KTP;
  • Masukkan dua kata yang tertera dalam kotak kode;
  • Jika tidak jelas huruf kode, klik icon refresh untuk mendapatkan kode baru;
  • Lalu klik tombol cari data.

Catatan:
Sistem akan mencocokkan Nama Penerima Manfaat (PM) dan Wilayah yang diinput dan membandingkan dengan nama yang ada dalam database.

Yang perlu diperhatikan, data yang tersedia dalam situs tersebut adalah data penyaluran bantuan per Januari-Maret 2022.

Sehingga perlu dikonfirmasi ulang untuk penerima per bulan ini.

Yang perlu diketahui hal lainnya, bahwa tidak harus kepala keluarga yang mengecek apakah namanya terdaftar sebagai penerima bantuan.

Bisa dilakukan istri/suami, anak, hingga tetangga sepanjang tahu nama lengkap orang yang terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat(KPM).

Cara Mencairkan BLT Minyak Goreng dan Bantuan Sembako:

Adapun penyaluran BLT minyak goreng Rp 300 ribu dan bantuan Sembako Rp 200 ribu dilakukan oleh Pos Indonesia.

Untuk mencairkan BLT Minyak Goreng dan Bantuan Sembako, penerima bantuan akan mendapatkan surat undangan.

Pencairan dilakukan di tempat yang telah ditunjuk, misal di kantor kelurahan/desa masing-masing atau kantor pos.
Surat undangan tersebut diberikan desa melalui ketua RT/RW masing-masing dan memuat informasi penerima.
Mulai dari nama penerima bantuan BLT Minyak Goreng dan Bantuan Sembako, NIK, nomor BNT, barcode, serta jumlah bantuan yang akan diterima.

Termasuk persyaratan apa saja yang harus dibawa saat pengambilan BLT Minyak Goreng dan Bantuan Sembako serta penggunaan bantuan.

Penerima BLT Minyak Goreng dan Bantuan Sembako wajib membawa KTP-el dan Kartu Keluarga (KK) yang asli serta surat undangan yang dibagikan.

Penerima juga wajib memperhatian ketentuan pencegahan Covid-19 dengan menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.
Penggunaan dana bantuan Program Sembako untuk kebutuhan pangan/sembako dan tidak diperkenankan membeli rokok, minuman keras, dan narkotika.

Sementara itu, dalam surat undangan yang diberikan pihak desa juga memuat syarat pengambilan BLT Minyak Goreng dan Bantuan Sembako.

Yaitu membawa KTP dan KK asli serta fotocopy yang masih berlaku serta surat undangan/pemberitahuan dari desa.

Syarat lainnya, pengambilan BLT Minyak Goreng dan Bantuan Sembako harus sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Bila diwakilkan, harus dalam satu KK yang sama dengan penerima.
Selain itu, wajib menggunakan masker.

Sesuai informasi yang kami dapatkan, bahwa di beberapa daerah atau wilayah, bahkan ada syarat pengambilan BLT minyak goreng dan Bantuan Sembako harus sudah mendapatkan vaksin booster.

Setiba di kantor pos atau kantor desa, penerima wajib menunggu giliran untuk mencairkan BLT Minyak Goreng dan Bantuan Sembako.

Setelah menunjukkan KTP atau KK serta surat undangan, petugas akan men-scan barcode pada surat undangan.

Masyarakat akan langsung mendapat bantuan BLT Minyak Goreng dan Bantuan Sembako dengan total Rp 500 ribu.

Petugas akan memfoto satu per satu penerima bantuan, lengkap dengan KK dan KTP sebagai bukti bahwa yang bersangkutan sudah mencairkan bantuan tersebut.

Tidak ada potongan apapun saat mencairkan dana BLT Minyak Goreng dan Bantuan Sembako.

Perlu diketahui, jika ada pemotongan dana bantuan oleh petugas kantor pos atau oknum, masyarakat diminta untuk melapor nya, caranya dengan menghubungi nomor WA 0812-2333-0332 (PT Pos Indonesia) atau 0811-10-222-10 (Kemensos RI) dengan melampirkan bukti terkait.(Marlon,S.E.).

By Admin