Gemantararaya.com, Cibinong(Kabupaten Bogor), Informasi dugaan Persekongkolan Pengadaan tender proyek Pemeliharaan jalan yang diterima Redaksi Gemantararaya.com dari salah satu narasumber yang tidak mau disebutkan namanya dibantah oleh pihak Kantor Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa(UKPBJ) Kabupaten Bogor.

Kasubag UKPBJ Kabupaten Bogor, Christian Rinaldus kepada gemantararaya.com yang juga didampingi oleh Kabag Pelayanan UKPBJ Kabupaten Bogor, Adriawan di ruang kerja nya, Senin(25/04/2022), mengatakan bahwa Pokja bekerja berdasarkan evaluasi dan persyaratan.

” Pokja kan, berdasarkan evaluasi dan persyaratan yang disampaikan oleh masing-masing peserta, di Perpres juga disebutkan terendah harus menang, kan harus di evaluasi juga dokumen nya apakah memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam dokumen kita” jelas nya.

” Berarti kan berdasarkan evaluasi, mungkin kalau yang terendah tidak jadi pemenang, ya berarti ada kekurangan nya dari persyaratan yang ditetapkan” lanjut nya.

Saat Team gemantararaya.com menanyakan umumnya persyaratan apa saja yang kurang sehingga penawar terendah kalah dan apakah peserta yang menang sudah benar-benar memenuhi persyaratan yang ditentukan termasuk masa berlaku atau sertifikat Badan Usaha nya, Christian mengatakan kalau syarat yang kurang gak hafal.

” Untuk syarat yang kurang saya gak hafal, kan bisa dilihat, ada di LPSE, pasti ada” ujar nya.

” Semua Pemenang, surat-surat, izin badan usaha masih berlaku” lanjutnya singkat.

Ketika ditanya lagi, bagaimana Masyarakat tau bahwa Surat Izin, Sertifikat Badan usaha pemenang masih berlaku, Christian mengatakan ada di LPSE.

” Kan ada di LPSE Kabupaten Bogor, ada tuh..,bukti, nama pemenang, nama perusahaan nya, pastinya hasil evaluasi pokja sudah sesuai yang di isyaratkan” imbuh nya.

Disinggung terkait Perpres 12 Tahun 2021 dimana peserta UMKM dengan modal kecil di prioritaskan sebagai pemenang dan adanya dugaan proyek pemeliharaan tumpang tindih, Christian Rinaldus menjawab sudah sesuai Perpres, kalau proyek tumpang tindih kita gak tau.

” Sudah sesuai Perpres UMKM, karena klasifikasi peserta kan usaha kecil, nilai nya juga kecil, dan mengenai kalau ada dugaan proyek pemeliharaan tumpang tindih, itu kita tidak tau, silahkan ditanyakan ke Dinas PUPR, kan PUPR yang punya kegiatan, kalau kami disini kan men tender kan dan para pemenang sudah sesuai persyaratan yang ditentukan dalam dokumen-dokumen kami, gitu” pungkas nya.(Marlon,S.E.).

By Admin