Gemantararaya.com, Kabupaten Bogor, Proyek pekerjaan Dinas PUPR Kabupaten Bogor yaitu Bidang proyek pemasangan pipanisasi Hibah Air Minum(HAM) diduga tidak sesuai Spek.

Dari pantauan awak media dilapangan beberapa waktu lalu, dimana proyek Hibah Air Minum yang terletak di desa ciasinan dan desa cibunian, Kecamatan Pamijahan terlihat Pipa nya diduga tidak sesuai Standar Spek PDAM termasuk galian untuk pemasangan pipa yang seharusnya kedalaman 30 Centi Meter, ternyata sesuai fakta dilapangan hanya 15-20 centimeter.

Warga setempat yang ditemui awak media dilokasi proyek mengatakan bahwa pipa air bersih dikuatirkan akan cepat rusak atau patah karena diduga tidak sesuai standar Spek yang ada.

” Iya Pak, ini pipa nya kok galian nya dangkal, bukan nya nanti cepat rusak atau patah bila ada beban tekanan? kalau dilihat sih merk pipanya PVC Rucika, apakah sesuai spek nya ya? apakah ini tahan lama” ujar nya.

” Padahal kan nilai proyek nya tidak kecil ya pak(Rp.324664.487,41 yang dikerjakan cv.Rizky Faddel Fiona sebagai pelaksana, sesuai plang yang kita lihat daat pengerjaan), dimana anggaran nya pun kan berasal dari uang Negara, dalam hal ini Hibah Kementerian PUPR, yang merupakan uang Pajak Rakyat yang dikelola Dinas PUPR Kabupaten Bogor” sambung nya.

” Kita sebagai Warga yang dapat bantuan Pemerintah pusat berharap anggaran benar-benar direalisasikan sesuai nilai kontrak, jika tidak sesuai Spek ya harus dibongkar dan harus dipertanggung jawabkan, semoga segera dibenahi lagi sesuai nilai kontrak dan pastinya kita sebagai warga berterimakasih dengan adanya bantuan pemerintah ini” singkat nya.

Sementara Alan sebagai PPK yang juga merupakan pejabat Dinas PUPR Kabupaten Bogor saat dikonfirmasi oleh awak media via Chat Whatsapp tidak menjawab alias bungkam sampai berita ini ditayangkan.

Sebagai informasi bahwa meteran yang digunakan diduga Merk impor(LXSG-15E) WATER METER dan diduga pula tidak sesuai Standar SNI. (Red/Tim).

By Admin